NUSANTARA
Redam Konflik, Polda Jatim Kirim Brimob ke Pulau Kangean
AKTUALITAS.ID – Konflik Nelayan Kangean dengan PT Kangean Energi Indonesia terjadi saat perusahaan itu melakukan survei di perairan area laut dangkal yang menjadi tempat nelayan menangkap ikan.
Polda Jawa Timur mengirimkan bantuan pasukan Brimob ke Pulau Kangean, guna membantu pengamanan yang dilakukan Polres Sumenep dalam meredam konflik nelayan setempat dengan PT KEI (Kangean Energi Indonesia).
“Ada sebanyak 67 personel pasukan yang kami kirim ke Pulau Kangen dari Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim,” kata Kapolres Sumenep AKBP Rivanda di Sumenep, Kamis (6/11/2025) malam.
Ia menjelaskan, para personel itu telah tiba di Pulau Kangean, Rabu malam dan sejak Kamis pagi mereka mulai melakukan pengamanan.
Kapolres menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan kepada para personel yang bertugas melakukan pengamanan itu, agar bertindak profesional dan humanis, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menghindari tindakan arogan, serta menjaga komunikasi baik dengan masyarakat.
“Menurut laporan personel dari Polsek Kangean, sebenarnya situasi mulai tenang, akan tetapi kekecewaan warga belum sepenuhnya reda. Banyak nelayan menilai aktivitas seismik itu mengancam kelestarian laut dan hasil tangkapan mereka,” katanya.
Sebanyak enam orang nelayan yang berupaya menghalau kegiatan itu ditangkap aparat kepolisian Polsek Kangean.
Para nelayan bergerak tanpa komando ke kantor Mapolsek Kangean, menuntut pembebasan keenam nelayan Kangean itu.
Namun mungkin karena polisi tersebut tidak ada di Mapolsek, maka warga bergerak bergeser ke tempat biasanya para polisi itu berada dan mengamankan orang-orang perusahaan PT KEI tinggal, yaitu di waterpark milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Sumenep.
Di lokasi tersebut insiden kerusuhan terjadi. Massa melakukan pelemparan dan membakar fasilitas waterpark.
“Kami berharap melalui pasukan bantuan pengamanan dari Brimob Polda Jatim ini, situasi akan semakin membaik, dan oleh karena itu, instruksi pendekatan yang harus mereka lakukan secara humanis dan komunikasi baik dengan semua masyarakat, bukan dengan anarkis,” kata Kapolres.
(Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL16/04/2026 14:00 WIBEnam Hari Jadi Ketua, Ketua Ombudsman RI Ditangkap Kejaksaan
-
RIAU16/04/2026 20:15 WIBPasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik
-
RIAU16/04/2026 16:30 WIBPolda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi ‘Wake-Up Call’ Bersama
-
RAGAM16/04/2026 13:30 WIBDarurat! Tanah Jawa Turun Hingga 15 Cm per Tahun
-
PAPUA TENGAH16/04/2026 16:00 WIBAkselerasi Pemberantasan Malaria, PT Petrosea Bagikan Ratusan Kelambu di Kampung Damai
-
JABODETABEK16/04/2026 12:30 WIBJakpus Darurat Begal? Polisi Kejar Komplotan Bersenjata Tajam
-
DUNIA16/04/2026 15:00 WIBIran Ringkus 4 Mata-mata Mossad di Tengah Gencatan Senjata
-
RIAU16/04/2026 20:45 WIBCegah Karhutla, Kapolres Rokan Hulu Turun Langsung Sosialisasi ke Desa

















