NUSANTARA
Kantor Panwaslih Aceh Tamiang Tertimbun Lumpur Usai Banjir Bandang Terparah
AKTUALITAS.ID – Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu daerah yang terletak di Provinsi Aceh, kini sedang berjuang bangkit setelah diterjang banjir bandang yang sangat parah. Bencana alam ini mengakibatkan banyak infrastruktur rusak dan akses menuju wilayah tersebut sempat terputus. Akses jalan nasional ke Aceh Tamiang baru bisa dilalui kembali pada hari Selasa (2/12/2025) setelah hampir sepekan terisolasi.
Banjir bandang yang melanda wilayah ini pada minggu lalu meninggalkan jejak yang sangat signifikan. Salah satu dampak yang paling dirasakan adalah putusnya sistem komunikasi yang membuat koordinasi dan pengiriman bantuan menjadi sulit. Hingga kini, petugas Panwaslih Kabupaten Aceh Tamiang masih tersebar di beberapa tempat pengungsian, bekerja keras untuk memastikan kondisi pasca-banjir dapat segera diatasi.
Salah satu lokasi yang sangat terdampak adalah Kantor Panwaslih Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam sebuah foto yang diterima redaksi, tampak jelas jejak banjir yang merendam kantor tersebut dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Endapan lumpur yang menutupi hampir seluruh ruangan menunjukkan betapa beratnya dampak yang ditinggalkan. Meski begitu, Ketua Panwaslih Aceh Tamiang, Imran, dalam siaran persnya pada Kamis (4/12/2025) menyatakan rasa syukurnya karena tidak ada korban jiwa di antara jajaran Panwaslih setempat. Namun, satu orang petugas lainnya masih belum dapat dihubungi hingga saat ini.
“Alhamdulillah, tim kami yang ada di Aceh Tamiang dalam kondisi aman meskipun kantor kami terkena dampak cukup parah. Kami masih berupaya untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak,” ujar Imran dalam siaran pers tersebut.
Saat ini, tim Panwaslih dan berbagai lembaga lainnya terus berkoordinasi untuk mengatasi dampak banjir, memastikan akses ke daerah-daerah terisolasi, serta memfasilitasi kebutuhan dasar para pengungsi.
Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang ini bukan hanya ujian bagi masyarakat setempat, tetapi juga tantangan besar bagi pemerintah dan lembaga kemanusiaan dalam memberikan bantuan yang cepat dan efektif. Seiring dengan pemulihan, diharapkan kerjasama antar instansi dapat mempercepat upaya pemulihan daerah ini. (ARI WIBOWO/DIN)
-
NASIONAL25/09/2026 09:00 WIBBengkulu Darurat Sampah! Srikandi NasDem Semprot Dirjen Cipta Karya KemenPU
-
DUNIA25/09/2026 08:00 WIBPresiden Iran Tantang AS di Sidang PBB
-
NUSANTARA25/09/2026 08:30 WIBGempar Penemuan Jenazah di Mukomuko, Polisi Minta Warga Tahan Diri Soal Isu Jurnalis
-
EKBIS25/09/2026 09:30 WIBIHSG Hijau di Awal Dagang
-
NASIONAL25/09/2026 06:00 WIBMori Hanafi Desak Anggaran Transmigrasi Dirombak
-
POLITIK25/09/2026 07:00 WIBDeddy: Pileg Jadi ‘Tiket’ Pilpres Sudah Tak Relevan
-
JABODETABEK25/09/2026 07:30 WIBRemaja Bogor Tega Habisi Ayahnya Sendiri
-
DUNIA25/09/2026 12:00 WIBIndonesia Walk Out! Netanyahu Sebut “Pengecut Moral”

















