NUSANTARA
Waspadai Potensi Gelombang Tinggi di Kepri Hingga 10 Januari 2026
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat, nelayan, dan pengguna maupun operator transportasi laut di wilayah Kepulauan Riau agar mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 10 Januari 2026.
“Untuk pelayaran yang lautnya cukup luas seperti Natuna, Tambelan, dan Anambas agar lebih memperhatikan situasi dan kondisi gelombang, termasuk pengguna jalur transportasi laut, penyeberangan,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan Djamba dikonfirmasi di Batam, Selasa (6/1/2026).
Dia menjelaskan, potensi gelombang tinggi karena adanya peningkatan aktivitas angin Monsoon Asia yang menyebabkan adanya peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di wilayah Kepri.
Menurut dia, pola angin di wilayah perairan Kepri bagian utara secara umum bergerak dari barat laut menuju timur laut dengan kecepatan 6 sampai 25 knot. Sedangkan untuk wilayah perairan Kepri bagian selatan secara umum bergerak dari arah barat menuju utara dengan kecepatan 4 sampai dengan 15 knot.
Tinggi gelombang antara 1,25 meter sampai dengan 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Karimun, Bintan, Batam, dan Lingga.
“Tinggi gelombang ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan apabila angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, serta kapal tongkang apabila kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter,” ujarnya.
Sementara itu, tinggi gelombang 2,5 meter sampai dengan 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Kepulauan Anambas, Kepulauan Natuna-Anambas, perairan barat Natuna, perairan timur Natuna, perairan Kepulauan Tambelan, perairan utara Anambas, utara Natuna, selatan Natuna, serta perairan Kepulauan Subi dan Serasan.
“Berisiko untuk perahu nelayan, kapal tongkang dan kapal ferry,” katanya.
Ramlan menambahkan, BMKG berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Karimun dan Batam dalam mewaspadai gelombang tinggi dengan membuat aplikasi peringatan dini.
(Purnomo/goeh)
-
NUSANTARA31/08/2026 11:45 WIBSinabung Erupsi, Abu Hitam Membumbung 3,5 Kilometer
-
RIAU31/08/2026 11:15 WIBTurnamen Menembak Bengkalis Berakhir Damai & Sportif
-
JABODETABEK31/08/2026 07:00 WIBMisteri Kematian Bambang, Elite Politik Bungkam
-
EKBIS31/08/2026 09:30 WIBIHSG Zona Merah Awal Pekan
-
NUSANTARA31/08/2026 16:00 WIBPengamat SDI: Janji 15 Desember Jadi Pesan Tegas Dasco kepada Pendemo
-
EKBIS31/08/2026 11:30 WIBDaftar Harga BBM Swasta vs Pertamina per 31 Agustus 2026
-
OASE31/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Mengatur Hidup dari Akidah hingga Politik
-
NASIONAL31/08/2026 11:00 WIBKBPP Polri Tantang DPR Buktikan Janji UU Perampasan Aset

















