Connect with us

NUSANTARA

Api Liar Lahap 10 Hektare di Ampana Kota

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Niat hati ingin menengok kebun cengkeh yang lama tak dijenguk, Sutriana Mbatono justru disambut pemandangan mengerikan. Lahan perkebunannya di RT 10, Desa Padang Tumbuo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, mendadak berubah menjadi lautan api pada Sabtu (19/9/2026).

Cuaca terik dan embusan angin kencang membuat api yang melahap semak belukar serta bambu kering menyebar dengan sangat ganas. Dalam sekejap, 10 hektare lahan perkebunan ludes tak bersisa.

Kapolsek Ampana Kota Polres Tojo Una-Una, AKP Rochmat Ari Purwanto, menyebutkan bahwa warga yang panik sempat berupaya menjinakkan si jago merah dengan peralatan seadanya. Namun, skala api yang terlalu besar membuat warga kewalahan dan terpaksa meminta bantuan darurat.

BACA JUGA  Menkes Belum Dapat Laporan Bayi Meninggal Akibat Kabut Asap

“Pemilik lahan bersama warga sudah berusaha memadamkan api secara manual, tetapi api semakin membesar,” ujar AKP Rochmat.

Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Ampana Kota, Piket Sabhara Polres Touna, Koramil Ampana, dan armada Damkar Tojo Una-Una langsung diterjunkan ke titik panas.

Berdasarkan investigasi awal, terungkap fakta mengejutkan: titik api ternyata sudah muncul sejak dua minggu lalu. Diduga kuat, bencana ini dipicu oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab yang membuka lahan dengan cara dibakar dan ditinggalkan tanpa pengawasan. Angin kemudian membawa bara api merembet tak terkendali.

Setelah pertempuran sengit melawan api, tim gabungan akhirnya berhasil menguasai keadaan sekitar pukul 14.00 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel yang signifikan dari insiden ini.

BACA JUGA  Siak Tuntas dan Kerumutan Empat Hari Tanpa Titik Api, Karhutla Riau Mulai Terkendali

Meski demikian, ancaman belum sepenuhnya usai. “Beberapa titik masih mengeluarkan asap. Masyarakat bersama pemilik kebun tetap melakukan pemantauan serta pemadaman untuk mencegah api merembet ke tanaman cengkeh,” tegas Rochmat.

Aparat kini terus bersiaga dan memantau lokasi untuk mencegah munculnya kembali titik api susulan akibat sisa pembakaran yang masih membara. (MUN)

TRENDING