OASE
Berkah Syawal: Kisah Tiga Wanita Mulia yang Dinikahi Rasulullah SAW
AKTUALITAS.ID – Bulan Syawal, yang identik dengan perayaan Idulfitri, ternyata menyimpan kisah pernikahan yang istimewa dalam sejarah Islam. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, suri teladan umat Muslim, menikahi tiga wanita mulia di bulan yang penuh berkah ini. Pernikahan-pernikahan ini bukan hanya menjadi bagian penting dalam kehidupan Rasulullah, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai pernikahan dalam Islam.
Salah satu istri Rasulullah yang dinikahi di bulan Syawal adalah Saudah binti Zam’ah. Pernikahan ini terjadi pada tahun kesepuluh kenabian, setelah wafatnya istri pertama Rasulullah, Sayyidah Khodijah binti Khuwailid. Saudah, yang berstatus janda setelah suaminya meninggal di Habasyah, menjadi salah satu wanita pertama yang memeluk Islam dan ikut berhijrah. Pernikahan dengan Saudah menunjukkan perhatian Rasulullah terhadap para janda dan pentingnya persaudaraan dalam Islam.
Istri Rasulullah lainnya yang dinikahi di bulan Syawal adalah Aisyah binti Abu Bakar. Kisah pernikahan Rasulullah dengan Aisyah diriwayatkan dalam sebuah hadits yang sahih. Aisyah radhiyallahu ‘anha sendiri menuturkan, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan mulai mencampuriku juga di bulan Syawal, maka istri beliau manakah yang kiranya lebih mendapat perhatian besar disisinya daripada aku?” Hadits ini tidak hanya menunjukkan waktu pernikahan mereka, tetapi juga menggambarkan betapa istimewanya posisi Aisyah di hati Rasulullah. Bahkan, Aisyah sangat menganjurkan para wanita untuk menikah di bulan Syawal.
Wanita mulia ketiga yang dinikahi Rasulullah di bulan Syawal adalah Ummu Salamah atau Hindun binti Abi Umayyah Al Makhzumiyah. Ummu Salamah dinikahi Rasulullah setelah ia menjadi janda akibat suaminya gugur syahid dalam Perang Uhud. Pernikahan ini menunjukkan kepedulian Rasulullah terhadap para wanita yang kehilangan suami dalam perjuangan Islam. Ummu Salamah dikenal sebagai istri Rasulullah yang paling akhir wafat, menunjukkan keberkahan usia yang diberikan Allah kepadanya.
Tradisi menikah di bulan Syawal pun diyakini membawa keberkahan karena mengikuti sunah Rasulullah SAW. Dengan menikahi tiga wanita mulia di bulan ini, Rasulullah tidak hanya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, tetapi juga memberikan teladan bagi umatnya untuk memilih waktu yang baik dan penuh berkah dalam menjalankan ibadah pernikahan. Kisah pernikahan Rasulullah di bulan Syawal ini menjadi pengingat akan pentingnya mengikuti sunah Nabi dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam membangun rumah tangga. (Mun/Yan Kusuma)
-
NASIONAL24/07/2026 23:59 WIBMensos Saifullah Yusuf Tindak Lanjuti Temuan ICW soal Pengadaan Sekolah Rakyat
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:33 WIBWapres dan Pemain Legenda Bagikan Kaos Misi Penyelamatan Sriwijaya FC
-
NASIONAL24/07/2026 22:30 WIBDNIKS Gandeng Kemensos, BUMN, dan Swasta Perkuat Program Pemberdayaan Sosial
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:00 WIBMarc Marquez Kembali Jadi Ancaman, Persaingan Gelar MotoGP 2026 Semakin Panas
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
EKBIS25/07/2026 09:30 WIBKabar Baik! BBM Nonsubsidi Masih Lebih Murah Bulan Ini
-
JABODETABEK25/07/2026 05:30 WIBBMKG: Suhu Jakarta Tembus 34 Derajat

















