Connect with us

OASE

Al-Qur’an Tegaskan Tak Ada Kebohongan di Hadapan Pengadilan Allah

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Tidak ada kebohongan yang selamat di pengadilan akhirat. Al-Qur’an dengan tegas menjelaskan, saksi paling jujur atas dosa manusia bukanlah orang lain, melainkan anggota tubuhnya sendiri.

Saat mulut dikunci rapat oleh Allah SWT, tangan, kaki, kulit, telinga dan mata akan diberi kemampuan untuk berbicara dan membongkar semua yang pernah diperbuat di dunia.

1. MULUT DIKUNCI, TANGAN & KAKI BERSAKSI

Allah berfirman dengan gamblang dalam tiga ayat kunci:

QS. Yasin Ayat 65:
“Al-yauma nakhtimu ‘ala afwaahihim wa tukallimunaa aidiihim wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanuu yaksibuun.”
“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan tangan-tangan mereka berbicara kepada Kami dan kaki-kaki mereka bersaksi terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.”

BACA JUGA  Surat Al Hujurat: Pedoman untuk Meningkatkan Hubungan Sosial dan Keimanan

QS. An-Nur Ayat 24:
“Pada hari, (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.”

QS. Fussilat Ayat 20-21:
Paling mengerikan. “Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka…”
Manusia pun protes kepada kulitnya sendiri, “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit menjawab, “Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang menjadikan segala sesuatu dapat berbicara…”

2. LALU, SIAPA YANG BICARA PERTAMA?

Imam Al-Qurthubi dalam kitab At-Tadzkirah bi Ahwalil Mauta wa Umuuril Akhirah mengungkap riwayat mengejutkan.

Dari Hakim bin Muawiyah Al-Bahziyy, Rasulullah SAW bersabda:
“Kalian datang pada hari kiamat dalam keadaan mulut kalian terkunci, dan yang pertama kali berbicara adalah paha (fakhidz) kalian.” (HR Tirmidzi dan Ahmad).

BACA JUGA  Keistimewaan Waktu di Dalam Al-Quran, Sebagai Muslim Harus Tahu

Riwayat ini menjelaskan, paha / kaki menjadi saksi pertama yang membongkar ke mana ia melangkah selama di dunia.

3. SIKSA KUBUR ITU NYATA – BUKTI QS GHAFIR 46

Banyak yang mengira siksa menunggu kiamat. Al-Qur’an membantah.

QS. Ghafir Ayat 46 tentang Fir’aun dan pengikutnya:
“Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat (dikatakan): ‘Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.'”

Para mufassir sepakat: penampakan neraka pagi dan petang itu terjadi di alam Barzakh (alam kubur), sebelum kiamat tiba. Artinya, azab kubur itu ada. (Mun)

TRENDING