OTOTEK
ChatGPT Tembus 800 Juta Pengguna, OpenAI Jadi Perusahaan Swasta Termahal di Dunia
AKTUALITAS.ID — Chatbot kecerdasan buatan (AI) ChatGPT kini dipakai lebih dari 800 juta pengguna aktif tiap minggu di seluruh dunia.
Kabar itu diumumkan langsung oleh CEO OpenAI Sam Altman, seperti dikutip dari Tech Crunch, Selasa (7/10/2025).
Altman menyebut, jumlah pengguna ChatGPT naik pesat dari 500 juta pada Maret 2025 menjadi 700 juta pada Agustus, dan kini tembus 800 juta.
“Lebih dari 800 juta orang memakai ChatGPT setiap minggu. AI kini bukan sekadar mainan, tapi sudah jadi alat kerja dan pembangunan,” ujar Altman.
Dalam konferensi tersebut, OpenAI juga memperkenalkan fitur aplikasi interaktif dan alat baru untuk membangun sistem AI adaptif, yang memungkinkan pengguna membuat aplikasi lebih personal dan interaktif.
Tak berhenti di situ, OpenAI juga meluncurkan fitur OpenAI Pulse, layanan berita pagi otomatis yang disesuaikan dengan minat pengguna.
Perusahaan itu bahkan baru saja bekerja sama dengan Stripe untuk mengembangkan platform “agentic commerce”, yang memungkinkan transaksi langsung antara pengguna dan agen AI.
Dengan perkembangan pesat ini, OpenAI resmi menjadi perusahaan swasta paling bernilai di dunia. Setelah penjualan saham senilai 6,6 miliar dolar AS, valuasi perusahaan menembus 500 miliar dolar AS.
Selain ChatGPT, OpenAI juga terus memperbarui produk lain seperti pembuat video Sora dan platform media sosial internal miliknya. (PURNOMO/DIN)
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
DUNIA18/08/2026 12:00 WIBHouthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Laut Merah
-
DUNIA17/08/2026 21:00 WIBTelegram Jadi Radar Serangan Rusia di Ukraina

















