OTOTEK
Empat Dekade Quattro Audi
AKTUALITAS.ID – Nama quattro semakin dikenal setelah tampil dominan di ajang World Rally Championship (WRC) era 1980-an melalui Audi Sport quattro. Di lintasan salju, kerikil, hingga jalan basah dengan traksi rendah, teknologi tersebut memberi keunggulan grip dan kontrol yang signifikan.
Audi memastikan teknologi legendaris quattro tetap menjadi bagian penting dari masa depan performa kendaraan mereka, termasuk saat industri otomotif bergerak menuju era elektrifikasi.
Setelah lebih dari empat dekade hadir di berbagai model Audi, teknologi penggerak empat roda itu kini berevolusi ke format electric quattro dan torque vectoring pada lini Audi e-tron global.
Audi menyebut evolusi tersebut memungkinkan distribusi tenaga digital dan pengendalian motor listrik bekerja lebih presisi tanpa menghilangkan karakter khas quattro yang identik dengan kontrol dan stabilitas berkendara.
“Audi tetap mempertahankan karakter khas quattro dalam format yang lebih responsif, modern, dan efisien,” tulis Audi dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Teknologi quattro pertama kali diperkenalkan pada Geneva Motor Show 1980 melalui Audi quattro, yang disebut sebagai mobil performa produksi massal pertama yang menggunakan sistem permanent all-wheel drive. Era itu, sistem penggerak empat roda umumnya hanya digunakan pada kendaraan off-road berukuran besar.
Ide pengembangan quattro lahir dari pengujian di wilayah bersalju Eropa Utara pada akhir 1970-an. Para insinyur mesin Audi melihat kendaraan militer ringan Volkswagen Iltis mampu melaju stabil di medan ekstrem berkat sistem penggerak empat roda, yang kemudian menginspirasi pengembangan teknologi serupa untuk mobil performa harian.
Kini, quattro tidak hanya identik dengan motorsport, tetapi juga menjadi bagian dari berbagai lini kendaraan modern Audi di Indonesia, mulai dari SUV premium Audi Q3, Audi Q7, Audi Q8, hingga sedan sport Audi S3.
Audi menyebut quattro saat ini telah berkembang menjadi intelligent driving technology (teknologi mengemudi pintar) yang mampu membaca karakter jalan, distribusi traksi, hingga gaya berkendara secara real-time demi menjaga kestabilan kendaraan di berbagai kondisi jalan.
Hingga kini, Audi telah memproduksi lebih dari 10 juta kendaraan dengan teknologi quattro di seluruh dunia.
Di tengah transformasi industri otomotif global, Audi Indonesia juga mengungkapkan tengah menyiapkan “babak baru” di pasar nasional melalui lini kendaraan terbaru dengan karakter yang lebih progresif dan dinamis, sekaligus membawa evolusi baru pengalaman berkendara premium Audi di Tanah Air.
“Melalui lini kendaraan terbaru dengan karakter yang lebih progresif dan dinamis, Audi akan menghadirkan interpretasi modern dari DNA quattro yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara khas Audi yang semakin intuitif dan relevan dengan kebutuhan mobilitas premium di Indonesia,” tulis rilis Audi.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL12/05/2026 13:00 WIBDPR Minta Negara Selamatkan Masa Depan Guru Honorer
-
OASE12/05/2026 05:00 WIBQS. An-Nisa:119, Iblis Ajak Manusia Menyimpang dari Fitrah
-
EKBIS12/05/2026 10:30 WIBRupiah Jebol Rp17.500 per Dolar AS Hari ini
-
JABODETABEK12/05/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Hujan Ringan Dominasi Ibu Kota
-
NASIONAL12/05/2026 14:00 WIBMenko Yusril: Jangan Jadikan Sidang Andrie Yunus Sekadar Tontonan
-
NASIONAL12/05/2026 09:00 WIBTB Hasanuddin: TNI Tak Punya Wewenang Bubarkan Diskusi Film Pesta Babi
-
POLITIK12/05/2026 06:00 WIBGrace Natalie: Saya Sendiri yang Minta PSI Tak Bela Saya
-
EKBIS12/05/2026 11:30 WIBEmas Antam Hari Ini Meledak Tembus Rp 2,8 Juta per Gram
















