POLITIK
PDI Perjuangan Gabung ke Prabowo, Ganjar: Tunggu Keputusan Megawati
AKTUALITAS.ID – Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober 2024, muncul spekulasi mengenai PDI Perjuangan yang dikabarkan akan bergabung dalam pemerintahan baru. Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, merespons kabar tersebut dengan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait langkah partai.
Ganjar menjelaskan bahwa keputusan apakah PDI Perjuangan akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran berada sepenuhnya di tangan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Hal ini sesuai dengan mandat Rakernas PDI Perjuangan yang berlangsung beberapa waktu lalu.
“Belum ada keputusan resmi. Rakernas sudah memutuskan bahwa keputusan bergabung atau tidak diserahkan kepada Ibu Mega,” ujar Ganjar saat ditemui di Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (14/10/2024).
Sebagai mantan calon presiden yang diusung oleh PDI Perjuangan di Pilpres 2024, Ganjar menegaskan bahwa seluruh kader dan pengurus partai saat ini menunggu arahan lebih lanjut dari Megawati. Ia memastikan bahwa keputusan akhir akan mengikuti instruksi ketua umum.
“Dalam Rakernas, sudah diserahkan ke Bu Mega, jadi kami masih menunggu keputusannya,” tutup Ganjar.
Spekulasi mengenai arah politik PDI Perjuangan menjadi perhatian publik, mengingat peran signifikan partai berlambang banteng dalam pemerintahan sebelumnya. Keputusan Megawati akan menjadi penentu penting dalam lanskap politik nasional ke depan. (Enal Kaisar)
-
FOTO07/08/2026 18:45 WIBFOTO: Bawaslu Teken Kerjasama dengan Pemuda LIRA Perkuat Pengawasan Pemilu
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
NASIONAL07/08/2026 17:00 WIBMuzani Klaim Prabowo Jiplak Jurus Sakti Bung Hatta
-
NASIONAL07/08/2026 11:00 WIBDPR: QRIS Diduga Dimanfaatkan untuk Deposit Judi Online
-
NASIONAL07/08/2026 10:00 WIBSatu Tahun Berlalu, KPK Belum Berani Tahan Tersangka CSR BI?
-
POLITIK07/08/2026 16:00 WIBGanjar: Pilkada Tanpa Wakil Harus Dibahas Komprehensif
-
DUNIA07/08/2026 18:00 WIBIntelijen Bocor; Arab Saudi Terancam Serangan Houthi & IRGC
-
DUNIA07/08/2026 12:00 WIBTrump Ancam Penjarakan Siapa Pun yang Sebut Amunisi AS Habis Dipakai Perang

















