POLITIK
Ganjar Pranowo: Pemilih Indonesia Semakin Kritis dan Sadar Politik
AKTUALITAS.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menilai penolakan masyarakat terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD merupakan cerminan bahwa pemilih Indonesia semakin kritis dan sadar politik.
Pernyataan tersebut disampaikan Ganjar menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menunjukkan mayoritas masyarakat tidak setuju jika pilkada dilakukan melalui mekanisme pemilihan di DPRD.
Menurut Ganjar, sikap publik yang menolak pilkada tidak langsung menandakan bahwa pemilih saat ini tidak lagi bersikap pragmatis. Masyarakat, kata dia, semakin berani melakukan kontrol terhadap gagasan politik yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan demokrasi.
“Pemilih bisa kritis dengan melakukan kontrol terhadap gagasan yang kurang pas melalui dialog, sekaligus menolak pragmatisme politik uang,” ujar Ganjar, Jumat (9/1/2026).
Ganjar menegaskan bahwa sistem pilkada langsung sejatinya tidak perlu dihapus. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah perbaikan dan pembenahan dalam pelaksanaannya, bukan mengganti sistem secara keseluruhan.
Salah satu aspek penting yang disorot Ganjar adalah penguatan pengkaderan di partai politik. Ia menilai, partai harus menyiapkan calon pemimpin daerah secara matang, baik sebelum maupun saat proses pencalonan, agar kualitas kepala daerah yang terpilih semakin baik.
“Kalau kita mau jujur, tugas kita bukan menghapus pilkada langsung, tetapi memperbaiki cara kita menyiapkan calon pemimpin dan memperbaiki tata kelola pemilu itu sendiri,” ujarnya.
Selain itu, Ganjar juga menyinggung berbagai hasil survei nasional serta putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang selama ini secara konsisten menghendaki agar pilkada langsung tetap dipertahankan sebagai bagian dari sistem demokrasi di Indonesia.
“Jika kita mau membaca putusan MK terkait pilkada langsung, mendengarkan pendapat para ahli, atau melihat hasil survei, maka tugas kita selanjutnya adalah memperbaiki pelaksanaannya,” tegas Ganjar.
Ia menilai, suara publik yang terekam dalam berbagai survei harus dijadikan bahan evaluasi serius oleh pembuat kebijakan, agar sistem demokrasi lokal tetap berjalan sehat, partisipatif, dan bebas dari praktik politik uang.
Penolakan masyarakat terhadap pilkada melalui DPRD, menurut Ganjar, menjadi sinyal kuat bahwa demokrasi Indonesia terus berkembang dan pemilih semakin berani menyuarakan kehendaknya secara rasional dan bertanggung jawab. (Bowo/Mun)
-
FOTO28/04/2026 16:02 WIBFOTO: Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi
-
POLITIK28/04/2026 11:00 WIBNasDem: Masa Jabatan Ketum Parpol Hak Internal
-
FOTO28/04/2026 12:43 WIBFOTO: 120 Jamaah Haji Asal Mimika Diberangkatkan Menuju Mekkah
-
JABODETABEK28/04/2026 06:30 WIB79 Korban Luka, 5 Tewas dalam Kecelakaan KA Bekasi Timur
-
JABODETABEK28/04/2026 08:30 WIBImbas Tabrakan KA, KRL Tak Beroperasi ke Cikarang
-
OLAHRAGA28/04/2026 16:30 WIBJadi Juara Grup D, Indonesia Wajib Menang Lawan Prancis
-
POLITIK28/04/2026 14:00 WIBBawaslu Siapkan ‘Tameng’ LPSK untuk Lindungi Saksi dan Informan
-
DUNIA28/04/2026 08:00 WIBMojtaba Khamenei Tegaskan: Selat Hormuz Tak Akan Kembali Normal

















