RIAU
Karhutla Riau Hantam Kawasan Harimau Sumatra
AKTUALITAS.ID – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini merangsek masuk ke jantung rumah satwa paling langka di Indonesia: Habitat Harimau Sumatra.
Sebanyak 10 hektare lahan di Suaka Margasatwa Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, ludes dilalap api.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara turun langsung memimpin operasi darurat di medan neraka itu.
Operasi gabungan ini mengerahkan kekuatan penuh.
“Sebagai langkah upaya pemadaman, kami menerjunkan 42 personel Polres Pelalawan beserta jajaran polsek, yang dibantu oleh prajurit TNI, masyarakat, dan pihak perusahaan,” kata John di Pekanbaru, Rabu (19/8/2026).
Pemadaman ini bukan perkara mudah. Tim gabungan babak belur.
Musuhnya bukan cuma api di permukaan. Lahan gambut yang tebal menyimpan bara api hingga ke lapisan dalam bumi. Api padam di atas, hidup di bawah.
Akibatnya, kepulan asap tebal menyergap petugas, jarak pandang nol, napas sesak.
Ditambah lagi, lokasi sangat sulit dijangkau. Sumber air terdekat berjarak 25 kilometer dari titik api!
Untuk menjinakkan api, 5 ekskavator dikerahkan untuk memotong jalur api. Dari udara, helikopter water bombing membombardir titik panas.
“Sinergi ini berhasil menjinakkan api di permukaan, namun tim gabungan masih bersiaga melakukan proses pendinginan untuk memastikan bara api di dalam gambut benar-benar padam,” ujarnya.
BMKG Stasiun Pekanbaru mencatat fakta mencekam pada Rabu (19/8/2026) yang sama: 87 titik panas terdeteksi menyebar di Riau. Dan Pelalawan jadi juara penyumbang terbanyak: 40 titik panas. (Irawan/Mun)
-
POLITIK06/10/2026 10:30 WIBMalam Ini MK Putus Nasib Gugatan Gibran
-
RAGAM06/10/2026 13:30 WIBOktober Jadi Momen Pencairan BSU, Siapa yang Kebagian?
-
EKBIS06/10/2026 11:30 WIBBBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026
-
POLITIK06/10/2026 13:00 WIBRUU Pemilu Memanas, PKB Dorong Opsi Threshold 5-6 Persen
-
NASIONAL06/10/2026 11:00 WIBPakar Unair Tolak Pembuktian Terbalik di RUU Perampasan Aset
-
POLITIK07/10/2026 07:00 WIBPDIP Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
NASIONAL06/10/2026 14:00 WIBOmbudsman Bongkar Dugaan Penyiksaan Sadis di Balik Jeruji Cibinong
















