NASIONAL
Soroti Maraknya Advokat ‘Abal-abal’, DPR Minta Revisi UU Advokat Dipercepat
AKTUALITAS.ID – Anggota Badan Legislasi DPR RI, Abraham Sridjaja, mendesak agar revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat segera dibahas dan diselesaikan.
Pasalnya, ia menilai kualitas advokat di Indonesia semakin menurun dan mengalami degradasi profesionalisme.
“Saat ini, kita melihat banyak advokat yang tidak memiliki kompetensi memadai, bahkan banyak lulusan sarjana hukum abal-abal yang langsung berpraktik sebagai advokat tanpa pemahaman yang kuat terhadap hukum dan etika profesi,” ujar Abraham.
Ia juga menyoroti maraknya praktik firma hukum ilegal yang menawarkan jasa hukum secara terbuka di media sosial, padahal tindakan tersebut melanggar prinsip officium nobile yang seharusnya dijunjung tinggi oleh advokat.
Lebih lanjut, Abraham menyoroti kelemahan dalam sistem organisasi advokat saat ini, di mana advokat yang terkena pelanggaran etik dengan mudah bisa pindah organisasi dan tetap berpraktik.
Menurutnya, perlu ada standar etik dan mekanisme pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan advokat yang berintegritas.
“Jika kita membiarkan kondisi ini terus berlanjut, kualitas advokat di Indonesia akan semakin menurun, kepercayaan masyarakat terhadap profesi ini akan hilang, dan akhirnya sistem hukum kita yang akan dirugikan,” tegas Abraham.
Oleh karena itu, Abraham menekankan bahwa Badan Legislasi DPR RI harus memberikan atensi penuh terhadap revisi UU Advokat ini, bukan hanya sebagai penyempurnaan regulasi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa hanya advokat yang benar-benar kompeten dan berintegritas yang dapat menjalankan profesi ini di Indonesia. (Mun/Yoke Firmansyah)
-
JABODETABEK26/07/2026 15:40 WIBPramono Anung dan Menkes Tinjau HBKB Rasuna Said
-
RIAU26/07/2026 16:00 WIBHari Mangrove Sedunia, Kasmarni Ajak Warga Jaga Pesisir Bengkalis
-
NASIONAL26/07/2026 16:01 WIBTanpa Borgol dan Rompi saat Ditahan, Sujiwo Tejo: Apalagi Kamar Tahanan
-
EKBIS26/07/2026 09:30 WIBHarga BBM Pertamina Turun Juli 2026
-
JABODETABEK26/07/2026 07:30 WIBKomplotan Curanmor Diduga Bersenjata Api Kabur Usai Baku Tembak
-
NASIONAL26/07/2026 15:15 WIBGus Khozin Apresiasi Revolusi Penempatan ASN yang Digagas BKN
-
NASIONAL26/07/2026 10:00 WIBPakar Hukum: Penggeledahan Kasus Febrie Tak Langgar Aturan
-
DUNIA26/07/2026 12:00 WIBIran: Konflik Yaman Tak Bisa Diselesaikan dengan Senjata

















