POLITIK
KIPP Desak DKPP Jadi Lembaga Mandiri, Tak Lagi di Bawah Kemendagri
AKTUALITAS.ID – Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) mendorong agar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera berdiri sebagai lembaga yang mandiri dan tidak lagi berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dorongan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal KIPP, Kaka Suminta, dalam pernyataan persnya pada Minggu (11/5/2025). Kaka menyebutkan posisi DKPP seharusnya setara dengan lembaga penyelenggara pemilu lainnya seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang telah berdiri independen.
“Seharusnya DKPP menjadi satu kesatuan dengan regulasi dalam Undang-Undang Pemilu, bukan di bawah Kemendagri,” ujar Kaka.
Menurutnya, DKPP memiliki peran penting sebagai lembaga peradilan etik yang menjaga integritas penyelenggara pemilu. DKPP, kata Kaka, memberikan pembelajaran dan kontrol agar seluruh penyelenggara pemilu bekerja secara profesional dan beretika.
Namun, ia juga menyoroti laporan-laporan pelanggaran yang ditangani DKPP cenderung didominasi oleh persoalan moral pribadi para penyelenggara, bukan sekadar pelanggaran etika kelembagaan.
“Saya melihat bahkan DKPP lebih banyak menangani kasus moralitas pribadi, seperti kekerasan dalam rumah tangga, daripada etika sebagai penyelenggara pemilu,” kata Kaka.
Dia menegaskan pentingnya membedakan antara moral pribadi dan etika kelembagaan, serta perlunya penanganan yang sesuai. “Kalau soal moralitas masuk ranah pidana, tetapi sisi etikanya tetap bisa diproses DKPP,” pungkasnya.
Dengan desakan ini, KIPP berharap pemerintah dan DPR segera mengambil langkah konkret agar DKPP dapat menjalankan fungsinya secara lebih independen dan efektif. (Ari Wibowo/Mun)
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
DUNIA18/08/2026 12:00 WIBHouthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Laut Merah
-
RAGAM18/08/2026 14:30 WIB18 Agustus Jadi Saksi Penentuan Nasib NKRI
-
DUNIA18/08/2026 00:00 WIBIran Janjikan Rp1 Miliar Jika Perempuan Berhasil Lumpuhkan Tentara AS

















