NASIONAL
TNI Tegaskan Tak Pernah Intimidasi Warga yang Gunakan Hak Berpendapat
AKTUALITAS.ID – Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, menegaskan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak pernah melakukan tindakan intimidasi terhadap warga yang menyampaikan pendapatnya. Pernyataan ini disampaikan dalam siaran pers resmi Mabes TNI, Senin (26/5/2025), menanggapi isu intimidasi terhadap seseorang yang mengkritik keterlibatan TNI dalam jabatan sipil di media massa.
“TNI tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan intimidatif terhadap warga yang menjalankan hak konstitusionalnya dalam menyampaikan pendapat,” tegas Kristomei.
Kristomei menegaskan TNI sangat mendukung kebebasan berpendapat sebagai bagian dari prinsip demokrasi yang harus dijaga bersama. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi dan kritik secara terbuka dan bertanggung jawab, dan hal itu wajib dilindungi oleh pemerintah, termasuk TNI.
Dia juga mengutuk tindakan intimidasi apapun yang dilakukan terhadap masyarakat yang menyuarakan pendapatnya. Kristomei menegaskan bahwa pihak-pihak yang melakukan intimidasi tersebut harus ditindak sesuai hukum yang berlaku.
Lebih lanjut, Kristomei mengajak masyarakat agar waspada terhadap provokasi dan upaya penggiringan opini yang menyesatkan. “Kami menolak keras segala bentuk tuduhan tanpa bukti dan fakta yang kredibel terhadap TNI,” ujarnya.
Pernyataan resmi ini menegaskan komitmen TNI untuk tetap menjaga netralitas dan menjunjung tinggi hak demokrasi masyarakat Indonesia. (Ari Wibowo/Mun)
-
RIAU08/07/2026 13:45 WIBKapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Riau
-
FOTO08/07/2026 22:00 WIBFOTO: Presiden Prabowo dan PM India Modi Kunjungi Candi Prambanan
-
NASIONAL08/07/2026 13:30 WIBAnak Menkeu Bantah Tudingan Bermain Judi Lewat Polymarket
-
NASIONAL08/07/2026 12:00 WIBRieke Minta KY dan MA Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Penanganan PK Nikita Mirzani
-
NUSANTARA08/07/2026 12:30 WIBGunung Anak Krakatau Meletus Lagi
-
NASIONAL08/07/2026 14:00 WIBKPK Telusuri Dugaan Asal Dana Amplop untuk Raja Juli
-
EKBIS08/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Meledak ke USD75/Barel
-
NASIONAL08/07/2026 22:30 WIBKomisi III DPR Minta KPK Ungkap Tuntas Dugaan Gratifikasi Menteri Kehutanan

















