EKBIS
Bulog: Keberhasilan SPHP dan Banpang Berkat Dukungan Polri
AKTUALITAS.ID – Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Mokhamad Suyamto, menyatakan keberhasilan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan (Banpang) sangat bergantung pada dukungan aktif Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dalam pengawasan dan pengamanan distribusi di lapangan.
Hal itu disampaikan dalam forum Analisa dan Evaluasi (Anev) bersama Kapolri dan jajaran, yang berlangsung Senin (4/8/2025) di Jakarta. Bulog saat ini tengah menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada lebih dari 18 juta penerima di seluruh Indonesia.
“Kami sangat terbantu oleh keterlibatan Polri dalam pengawasan di lapangan. Ini penting untuk menjaga integritas program dan menjamin manfaat SPHP sampai ke tangan masyarakat,” kata Suyamto.
Ia menambahkan keterlibatan Polri dari gudang hingga titik bagi sangat membantu mengatasi tantangan geografis dan teknis dalam distribusi bantuan pangan.
“Bantuan pangan ini menyasar warga dengan tingkat kerentanan tertinggi. Dalam proses distribusi, kecepatan dan ketepatan sangat menentukan. Kami berterima kasih kepada Polri yang selalu hadir mengawal program ini dari gudang hingga titik bagi,” ujarnya.
Bulog dan Polri juga telah sepakat membentuk mekanisme evaluasi rutin agar hambatan distribusi dapat diatasi secara cepat dan responsif.
-
PAPUA TENGAH29/03/2026 21:30 WIBMomen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI
-
NUSANTARA29/03/2026 22:30 WIBPetugas dan Warga Gotongroyong Buka Jalan yang Tertutup Longsor
-
DUNIA29/03/2026 23:30 WIBKapal Amfibi USS Tripoli AS Hadir di Timur Tengah
-
JABODETABEK30/03/2026 00:02 WIBKebakaran Pabrik Terpal di Bogor Masih Belum Padam
-
EKBIS29/03/2026 21:00 WIBKementan Pastikan Jaga Produksi Padi
-
JABODETABEK29/03/2026 22:00 WIBArus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Meningkat 60 Persen
-
RIAU30/03/2026 18:00 WIBAstragraphia Resmikan Gedung Baru, Perkuat Layanan Solusi Teknologi di Wilayah Riau
-
NASIONAL30/03/2026 14:00 WIBDalih ‘Telanjur’, Menkop Paksakan Ribuan Pikap India Masuk Desa

















