NASIONAL
Aduan Keliru, Koalisi Mahasiswa Minta Maaf ke Sekretaris DKPP David Yama
AKTUALITAS.ID – Kelompok Koalisi Mahasiswa Indonesia Reformasi akhirnya buka suara terkait laporan pengaduan yang mereka ajukan pada 22 Juli 2025 lalu terhadap Sekretaris Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), David Yama. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan Rozaq dan Bima Pranata, mereka mengakui adanya kekeliruan dalam laporan tersebut.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan laporan pengaduan yang kami lakukan pada tanggal 22 Juli 2025 berkaitan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Sekretaris DKPP David Yama. Kami menyadari sumber internal DKPP yang memberikan informasi kepada kami adalah sumber yang salah.
Untuk itu sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada Sekretaris DKPP David Yama dan lembaga DKPP,” ujar perwakilan koalisi dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).
Koalisi menegaskan permintaan maaf ini sebagai bentuk klarifikasi sekaligus penutup polemik yang sempat berkembang di publik. Mereka juga menegaskan tidak ada niatan untuk merugikan pihak manapun dalam laporan sebelumnya.
Sebagaimana diketahui, Koalisi Mahasiswa Indonesia untuk Birokrasi Reformasi sebelumnya melaporkan David Yama ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DKPP dengan tuduhan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran etika sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, tuduhan tersebut kini dinyatakan keliru setelah sumber yang dijadikan dasar laporan terbukti tidak valid. (Mun)
-
PAPUA TENGAH18/05/2026 21:30 WIBPengurus Laskar Merah Putih Markas Daerah Papua Tengah Resmi Dilantik
-
NASIONAL19/05/2026 10:45 WIBPFI Pusat Desak Kemlu Selamatkan Wartawan Indonesia yang Ditahan Israel
-
RIAU18/05/2026 21:00 WIBPolisi Bongkar Dugaan Kejahatan Lingkungan yang Dilakukan Korporasi Sawit di Riau
-
NASIONAL19/05/2026 11:15 WIBJurnalis Indonesia Ditangkap Tentara Israel dalam Misi Gaza, KPP DEM Desak Presiden Bertindak Tegas
-
OTOTEK18/05/2026 23:30 WIBChery Resmi Boyong Chery Q Ke Indonesia
-
JABODETABEK18/05/2026 22:30 WIBKeluarga: Ada Pemufakatan Jahat Dalam Kasus Kacab Bank
-
DUNIA19/05/2026 12:00 WIBTrump Frustrasi Iran Ogah Manut Soal Damai
-
RAGAM18/05/2026 23:00 WIBVirus Corona Tak Lagi Timbulkan Ancaman Serius

















