OLAHRAGA
FIBA WASL-West Asia League 2025-2026 Bergulir 5 November di Beirut
AKTUALITAS.ID – Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) resmi merilis jadwal FIBA West Asia Super League (WASL)-West Asia League musim 2025-2026. Ajang elit basket Asia Barat ini akan mulai diputar di Beirut, Lebanon, pada 5 November mendatang.
Kompetisi awalnya diikuti enam tim, namun klub asal Irak, Al Difaa Al Jawii, memilih mundur. Dengan begitu, hanya lima tim yang akan bersaing. Format turnamen sedikit diubah, tapi tetap pakai sistem kandang-tandang di fase grup.
Laga pembuka mempertemukan Sagesse SC melawan Shardari Gorgan pada 5 November pukul 21.00 waktu setempat. Sehari berselang, 6 November, juara bertahan Al Riyadi Beirut langsung turun menghadapi Al Wahda SC pukul 17.45.
Fase grup dijadwalkan berlangsung hingga 19 Februari 2026. Empat tim teratas bakal maju ke semifinal dengan sistem best of three. Pemenangnya melaju ke final yang juga pakai format sama, sedangkan tim kalah berebut peringkat ketiga.
Tiga tim terbaik otomatis lolos ke Final 8. Sementara tim peringkat empat masih punya kans lewat laga play-off kontra peringkat empat WASL-Gulf League. Nantinya tujuh tim dari WASL ditambah juara South Asia Basketball Association (SABA) akan melengkapi komposisi Final 8.
Lewat format baru ini, FIBA menegaskan WASL tetap jadi pintu penting bagi klub-klub elite Asia Barat untuk melangkah ke level kompetisi lebih tinggi di kawasan. (PURNOMO/DIN)
-
FOTO15/07/2026 23:00 WIBFOTO: Demo Tolak MBG di Kejagung
-
EKBIS15/07/2026 11:30 WIBSelat Hormuz Bergejolak, Harga Minyak Langsung Melonjak
-
NUSANTARA15/07/2026 13:30 WIBTrobos Suparno: Daulat Pangan Penentu Kedaulatan Negara
-
OLAHRAGA15/07/2026 20:29 WIBMessi vs Bellingham, Duel Dua Generasi di Semifinal Piala Dunia 2026
-
EKBIS15/07/2026 16:00 WIBKadin: Krisis BBM Bisa Picu Inflasi dan Hancurkan UMKM
-
POLITIK15/07/2026 19:00 WIBRay Rangkuti Nilai Gibran Masih Sulit Diterima Publik
-
DUNIA15/07/2026 12:00 WIBTrump Klaim Mojtaba Khamenei 90% Tewas
-
EKBIS15/07/2026 13:00 WIBPurbaya Ajak Masyarakat Jual Dolar demi Rupiah Menguat

















