NUSANTARA
Banjir Bandang dan Longsor di Sibolga: 33 Korban Jiwa dan Puluhan Warga Hilang
AKTUALITAS.ID – Kota Sibolga masih terisolir setelah banjir bandang disertai longsor besar memutus total akses jalan menuju wilayah tersebut. Bencana yang melanda menyebabkan 33 orang meninggal dunia, sementara puluhan warga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, menyatakan bahwa tingginya jumlah korban dan banyaknya warga yang belum ditemukan menjadikan operasi pencarian dan evakuasi sebagai prioritas utama seluruh tim di lapangan. Ferry menegaskan kendala terbesar saat ini adalah putusnya akses menuju lokasi akibat longsor di beberapa ruas jalan utama, sehingga distribusi bantuan dan mobilisasi personel terhambat.
Meski menghadapi hambatan akses, upaya penyelamatan terus dilanjutkan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Brimob, Polres jajaran, Basarnas, TNI, BPBD, relawan, dan warga lokal melakukan penyisiran di sungai, lereng bukit, serta pemukiman yang tertimbun material longsor. Perahu karet, alat berat, dan jalur alternatif melalui perkampungan digunakan untuk menjangkau titik-titik yang tidak dapat dilalui kendaraan besar.
Ferry menambahkan bahwa sejumlah bantuan telah dikirim, namun terhenti di titik longsor sebelum mencapai pusat bencana. Komunikasi darurat terus diupayakan menggunakan perangkat yang tersedia, sementara tim logistik mencari rute alternatif untuk memastikan pasokan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat dapat sampai ke korban.
Cuaca yang berubah cepat, derasnya arus air, dan potensi longsor susulan menjadi tantangan signifikan bagi tim penyelamat. Kondisi medan yang sulit juga meningkatkan risiko bagi tim yang melakukan pencarian, sehingga koordinasi dan mitigasi keselamatan menjadi fokus utama operasi.
Pihak kepolisian daerah Sumatera Utara menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen untuk terus melakukan evakuasi serta pencarian hingga seluruh warga ditemukan atau kondisi dinyatakan aman. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan resmi, dan memberikan informasi yang dapat membantu proses identifikasi serta penanganan korban. (Yan Kusuma/Mun)
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
JABODETABEK09/05/2026 09:30 WIBRatusan Siswa SD di Cakung Tumbang Usai Santap MBG
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz

















