NUSANTARA
Pendaki Hilang di Gunung Slamet Basarnas Kerahkan 70 Personel
AKTUALITAS.ID – Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Saat itu Syafiq Ali mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya naik melalui jalur pendakian Dipajaya Clekatakan pada Jumat (27/12/2025) lalu. Himawan ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12/2025). Adapun Syafiq Ali hingga saat ini belum ditemukan.
Basarnas Semarang, Jawa Tengah, kembali mengerahkan sekitar 70 anggota dan relawan untuk melanjutkan pencarian seorang pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan.
Staf Basarnas Semarang Handika Hengki saat dihubungi ANTARA dari Pekalongan, mengatakan semula ada sekitar 120 orang yang ingin mengikuti pencarian korban ke Gunung Slamet, tetapi dengan mempertimbangkan segala konsekuensi akhirnya diputuskan 70 orang yang terbagi menjadi empat tim.
“Ya, saat ini kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian,” katanya, Selasa (6/1/2026).
Menurut dia, pengurangan jumlah anggota ini dengan mempertimbangkan segala kemungkinan yang bisa terjadi, sehingga Basarnas mengkhususkan pada personel atau sukarelawan yang sudah memiliki kualifikasi dan spesifikasi.
Namun demikian, kata dia, Basarnas mengizinkan orang tua Syafiq Ridhan Ali bernama Dhani mengikuti pencarian terhadap anaknya yang kini diduga masih tersesat.
“Kemarin memang nggak jadi mendaki mencari korban karena ditutup. Dengan kondisi cuaca cerah, cuma hari ini keluarga bersama tiga tim ikut naik untuk menyisir di pos tiga dan pos lima ke bawah, sedangkan lainnya melakukan penyapuan ke lokasi puncak aliran air batas vegetasi yang berada di batas jalur Baturaden, Banyumas,” katanya.
Menurut dia, berdasarkan kesaksian Himawan – teman Syafiq Ridhan – semula keduanya berada di puncak aliran air batas vegetasi.
“Jadi, berdasarkan saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat karena sebelumnya korban sempat mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan,” katanya.
Handika mengatakan sebanyak 62 personel diperkirakan kini sudah melewati pos satu. Tambahan pencarian terhadap korban ini akan dilakukan selama dua hari dan akan dihentikan pada Rabu (7/1).
“Pencarian dilakukan mulai hari ini dan akan dihentikan besok, Rabu (7/1). Semoga korban dapat segera ditemukan dengan selamat,” katanya.
(Ari Wibowo/goeh)
-
JABODETABEK14/04/2026 17:30 WIBIndustri Narkoba Rumahan Skala Besar di Semarang Berhasil Diungkap
-
RIAU14/04/2026 19:45 WIBEvaluasi Polsek Panipahan, Kapolda Riau Rotasi Besar dan Perang Narkoba
-
OTOTEK14/04/2026 19:00 WIBJelang Peluncuran Xpeng Ungkap Interior SUV GX
-
DUNIA14/04/2026 18:00 WIBPelabuhan Iran Mulai Diblokade Militer AS
-
NASIONAL14/04/2026 18:30 WIBTiba di Paris Prabowo Akan Bahas Kerja Sama Strategis dengan Macron
-
OLAHRAGA14/04/2026 19:30 WIBUsai Menang, Indonesia dan Vietnam Puncaki Klasemen Grup A
-
NUSANTARA15/04/2026 08:30 WIBWakapolda Riau Lepas Satgas Jembatan Merah Putih Tahap II
-
RAGAM14/04/2026 20:30 WIBKeripik Panggang Belum Tentu Lebih Sehat dari Keripik Biasa

















