Connect with us

PAPUA TENGAH

Uncen dan Freeport Perkuat Kolaborasi Pendidikan Inklusif di Papua

Aktualitas.id -

Penandatangan MoU PTFI – UNCEN oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas (kedua kanan) bersama Rektor UNCEN Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw SE., M.Sc., agr. (kedua kiri) untuk membangun kemitraan strategis bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian diseminasi informasi dan pengabdian masyarakat di Papua. (Foto: Dokumen PTFI)

AKTUALITAS.ID – Universitas Cenderawasih menjalin kerja sama strategis dengan PT Freeport Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama untuk mendorong pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Papua. Penandatanganan berlangsung bersamaan dengan kuliah umum di Gedung Sains dan Kemitraan Uncen, Jayapura.

Rektor Uncen, Oscar Oswald O. Wambrauw menyebut kerja sama ini sebagai langkah penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan industri.

“Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam penguatan kemitraan strategis Universitas Cenderawasih dengan PT Freeport Indonesia. Ini merupakan kelanjutan dari perjalanan kolaborasi panjang yang telah terjalin dengan baik,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada Aktualitas.id, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, kolaborasi kampus dan industri menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan adaptif. Sinergi tersebut tidak hanya bersifat kelembagaan, tetapi menjadi komitmen bersama untuk membangun masa depan Papua melalui pendidikan.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menekankan pentingnya keselarasan antara kebutuhan industri dan dunia pendidikan.

“Freeport membutuhkan dukungan SDM yang mumpuni untuk menjalankan pertambangan, Uncen akan mempersiapkan sesuai kebutuhan tanpa mengorbankan kurikulum atau standar nasional,” kata Tony.

Dirinya mengungkapkan hubungan antara Freeport Indonesia dan Uncen telah terjalin lama melalui berbagai kolaborasi, mulai dari penelitian satwa hingga kajian sosial dan program pengajaran.

“Dengan bangga hari ini kita menandatangani MoU yang akan memayungi kerja sama di bidang pengembangan pendidikan, penelitian dan inovasi, serta peningkatan kapasitas SDM,” ujarnya.

Selain MoU antara Freeport dan Uncen, turut ditandatangani kerja sama trilateral dengan Arizona State University untuk meningkatkan kualitas pendidikan menuju akreditasi lebih tinggi. Kedua pihak juga menyepakati program Praktisi Mengajar yang mencakup pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, hingga pendidikan karakter.

Kuliah umum yang disampaikan Tony Wenas mendapat respons antusias dari mahasiswa. Mereka memperoleh gambaran menyeluruh tentang operasional industri pertambangan, kebutuhan tenaga kerja, peluang karier, serta kontribusi perusahaan dalam pembangunan Papua.

Data menunjukkan saat ini terdapat 332 alumnus Uncen bekerja sebagai tenaga profesional di Freeport Indonesia. Sementara itu, sebanyak 255 mahasiswa telah menerima beasiswa, dengan 51 orang masih aktif menjalani pendidikan. Angka ini mencerminkan dampak nyata kolaborasi antara dunia industri dan akademisi dalam membangun ekosistem pendidikan berkelanjutan di Papua. (Ahmad)

TRENDING