NUSANTARA
Petaka Tambang Batu: 1 Warga Nias Selatan Tewas Tertimbun Longsor
AKTUALITAS.ID – Tragedi tanah longsor terjadi di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, yang menewaskan satu orang warga. Peristiwa ini diduga dipicu oleh aktivitas penambangan batu di wilayah Kecamatan Teluk Dalam.
Bencana tanah longsor kembali memakan korban jiwa. Insiden yang terjadi pada Kamis (9/4/2026) di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, menyebabkan satu warga meninggal dunia.
Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat, longsor terjadi di area yang berdekatan dengan aktivitas penambangan batu. Dugaan awal mengarah pada kerusakan struktur tanah akibat kegiatan tersebut.
Hingga saat ini, pihak berwenang mengonfirmasi hanya terdapat satu korban jiwa tanpa adanya korban luka maupun pengungsi. Proses evakuasi telah dilakukan, sementara tim masih melakukan asesmen kondisi lokasi terdampak.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan langsung berkoordinasi dengan BPBD setempat.
“Tim saat ini tengah melakukan asesmen lapangan untuk memastikan kondisi serta potensi risiko lanjutan,” ujarnya.
Aktivitas penambangan batu di sekitar lokasi kini menjadi sorotan utama. Kegiatan tersebut diduga kuat berkontribusi terhadap ketidakstabilan tanah yang memicu longsor.
Peristiwa ini menambah daftar panjang bencana yang berkaitan dengan eksploitasi lingkungan tanpa pengawasan ketat.
Kejadian ini memicu kekhawatiran terkait lemahnya pengawasan terhadap aktivitas penambangan di daerah rawan bencana. Para ahli menilai, eksploitasi yang tidak terkendali dapat mempercepat kerusakan lingkungan dan meningkatkan risiko longsor.
Pemerintah daerah diminta segera mengevaluasi izin dan aktivitas tambang di wilayah tersebut. Penegakan regulasi dinilai penting untuk mencegah tragedi serupa.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana juga perlu diperkuat, terutama di kawasan dengan potensi longsor tinggi.
Hingga kini, upaya penanganan masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait berkomitmen mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar bencana serupa tidak kembali terjadi di Nias Selatan. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL14/07/2026 09:00 WIBSidang DJKA Bongkar Dugaan Aliran Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
OASE14/07/2026 05:00 WIBSatu Sholat yang Disaksikan Malaikat Siang dan Malam
-
NASIONAL13/07/2026 23:30 WIBKemensos: MPLS Sekolah Rakyat Berlangsung Empat Gelombang, Fokus pada Karakter dan Literasi Digital
-
JABODETABEK14/07/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Langit Jakarta Berawan Seharian
-
NUSANTARA13/07/2026 23:00 WIBCik Ujang Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Pansus Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah
-
NASIONAL14/07/2026 06:00 WIBJejak Asabri Belum Usai, Nama Tan Kian Muncul Lagi
-
OLAHRAGA13/07/2026 23:59 WIBIndonesia Raih 2 Emas dan 1 Perak di World Climbing Series Chamonix 2026
-
JABODETABEK14/07/2026 06:30 WIBCatat! Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta 14 Juli 2026

















