DUNIA
Trump Didesak DPR AS untuk Mengungkap Program Nuklir Israel
AKTUALITAS.ID – Pemerintahan Presiden Donald Trump diminta secara terbuka mengungkap program senjata nuklir Israel yang tidak diumumkan oleh Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS).
Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, sebanyak 30 anggota Partai Demokrat di DPR AS pada Selasa (5/5) mengatakan Washington tidak dapat mengembangkan kebijakan nonproliferasi yang koheren untuk Timur Tengah sambil tetap mempertahankan kebijakan bungkam resmi tentang program nuklir Israel di tengah perang AS-Israel melawan Iran.
“Kita, dalam arti sesungguhnya, berperang berdampingan dengan sebuah negara yang program senjata nuklir potensialnya secara resmi ditolak untuk diakui oleh pemerintah AS,” tulis para anggota parlemen tersebut, yang dipimpin oleh anggota Kongres AS Joaquin Castro.
“Munculnya risiko salah perhitungan, eskalasi, dan penggunaan senjata nuklir dalam situasi seperti ini bukan teoretis semata,” kata mereka.
Partai Demokrat berpendapat bahwa Kongres AS “memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai keseimbangan nuklir di Timur Tengah, risiko eskalasi oleh pihak mana pun dalam konflik ini, serta perencanaan dan skenario darurat pemerintah untuk menghadapi situasi semacam itu.”
Mereka meminta rincian mengenai kemampuan senjata nuklir Israel, termasuk hulu ledak dan peluncurnya, kemampuan pengayaan, serta apa yang telah diberitahukan kepada Washington mengenai garis merah Israel.
Israel diketahui tidak membenarkan maupun menyangkal kepemilikan senjata nuklir, sementara Gedung Putih selama puluhan tahun mempertahankan sikap ambigu terkait program nuklir negara Zionis tersebut.
Kebijakan ambigu terkait program nuklir Israel “membuat kebijakan nonproliferasi yang koheren di Timur Tengah menjadi mustahil, bagi Iran, bagi Arab Saudi, dan bagi setiap negara lain di kawasan tersebut yang mengambil keputusan berdasarkan persepsi mereka tentang kemampuan negara-negara tetangga,” tulis para anggota Partai Demokrat.
(Ari Wibowo/goeh)
-
DUNIA19/10/2026 15:00 WIBDemo Mahasiswa dan Kenaikan Biaya Hidup Picu Kekacauan di Belgia
-
JABODETABEK19/10/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Suhu dan Kelembapan Jakarta pada Senin 19 Oktober 2026
-
NUSANTARA19/10/2026 08:30 WIBKemenkes Catat 2.609 Kasus ISPA pada 17 Oktober 2026
-
DUNIA19/10/2026 12:00 WIBHakim Timothy J. Kelly Perintahkan Pemerintah Trump Pertahankan Akses Pers
-
POLITIK19/10/2026 07:00 WIBGolkar Bidik Ambang Batas Parlemen 5 Persen
-
RAGAM19/10/2026 08:15 WIBBukan Sekadar Warehouse Sale, FYP Abby and Gail Ajak Gen Z Kenali Kebutuhan Kulit
-
POLITIK19/10/2026 11:00 WIBDoli Ungkap Kejanggalan Dokumen PKPU yang Kini Jadi Polemik
-
NUSANTARA19/10/2026 11:00 WIBBMKG Ingat Puncak Musim Hujan Bisa Datang Lebih Ekstrem

















