Connect with us

NUSANTARA

Enam Kecamatan di Muratara Lumpuh Diterjang Banjir

Aktualitas.id -

Ilustrasi suasa banjir, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID Banjir besar yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, terus meluas dan kini merendam enam kecamatan dengan sekitar 80 ribu rumah terdampak.

Sebelumnya banjir hanya terjadi di dua kecamatan, namun luapan Sungai Rupit membuat wilayah terdampak terus bertambah.

Enam kecamatan yang kini terdampak banjir yakni Rawas Ulu, Ulu Rawas, Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, dan Rawas Ilir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Hasbi, mengatakan debit air terus meningkat hingga mencapai setinggi dada orang dewasa. Di beberapa wilayah, ketinggian air bahkan mencapai dua meter.

“Terdata ada enam kecamatan yang terdampak banjir, ini terus meluas karena sebelumnya hanya dua kecamatan saja,” ujar Hasbi, Jumat (8/5/2026).

Selain merendam puluhan ribu rumah warga, banjir juga menyebabkan empat rumah hanyut terbawa arus deras dan enam jembatan gantung putus.

Tragedi juga terjadi setelah seorang balita dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Menghadapi kondisi yang semakin parah, Pemerintah Kabupaten Muratara telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penanganan banjir, evakuasi warga, serta distribusi bantuan darurat.

Pemkab Muratara juga membentuk tim contingency dan emergency yang disiagakan di berbagai titik terdampak guna membantu proses penyelamatan warga apabila debit air kembali meningkat.

“Kita siapkan dapur umum di setiap desa. Semuanya terorganisir oleh kepala desa, camat, dan lurah,” kata Hasbi.

Hingga kini petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan dan evakuasi di sejumlah wilayah yang terisolasi akibat banjir. Warga diminta tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah hulu masih tinggi dan berpotensi menambah debit air sungai. (Kusuma/Mun)

TRENDING