NASIONAL
Pemerintah Siapkan Hunian Terjangkau di Atas Lahan Hibah Meikarta
AKTUALITAS.ID – Pemerintah akan memanfaatkan lahan hibah dari Lippo Group di kawasan Meikarta untuk pembangunan hunian layak huni dan terjangkau bagi masyarakat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan hal tersebut usai menghadiri pertemuan bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Yusuf Ateh, CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, perwakilan Kementerian Keuangan, serta CEO Lippo Group James Riady di Kantor BPKP, Jakarta Timur, Senin (22/6/2026).
Menurut Maruarar, pertemuan tersebut membahas tata kelola hibah lahan Meikarta agar proses penyerahannya kepada negara berjalan sesuai prosedur.
“Maksud tujuan kami datang ke sini adalah untuk berdiskusi bagaimana tata kelola untuk hibah dari Lippo, yaitu tanah di Meikarta, itu bisa ke negara sesuai dengan tata kelola yang benar,” ujar Maruarar.
Ia mengatakan pemerintah memperoleh berbagai masukan dari BPKP terkait proses hibah tersebut. Karena itu, serah terima hibah lahan dari Lippo Group kepada negara dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026 di Gedung Danantara, Jakarta.
Maruarar menuturkan dukungan dari Danantara dan Badan Pengaturan BUMN diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan lahan tersebut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Supaya bisa segera sesuai arahan Bapak Presiden, bisa menyiapkan hunian yang layak huni dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” katanya.
Maruarar sebelumnya juga mengungkapkan bahwa lahan proyek rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta seluas 30 hektare merupakan tanah hibah sehingga negara tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pembebasan lahan.
“Jadi negara tidak mengeluarkan uang untuk tanahnya,” kata Maruarar dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI.
Untuk tahap pembangunan, Kementerian PKP telah mendapat arahan untuk berkoordinasi dengan Danantara terkait pembiayaan proyek.
“Dan nanti bagaimana pembangunannya, saya sudah dapat arahan untuk berkoordinasi dengan Pak Rosan dari Danantara. Saya sudah rapat nanti bagaimana pembiayaannya,” ujarnya.
Maruarar menilai kawasan Meikarta memiliki ekosistem yang memadai untuk mendukung kebutuhan penghuni. Berdasarkan hasil peninjauannya, berbagai fasilitas penting berada dalam jarak yang relatif dekat.
“Itu saya sudah cek lima ekosistemnya, dari tempat yang dibangun di sini, rata-rata 10 menit ke mana saja,” katanya.
Ia menjelaskan fasilitas yang tersedia di sekitar kawasan tersebut meliputi tempat ibadah, sekolah, rumah sakit, pasar, hingga kawasan industri. Proses pembersihan lahan juga telah dilakukan dan pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap.
“Rencananya bulan Agustus, kita sudah naik ke atas (pembangunan tower rusun) dan doakan bulan Agustus 2028, kita sudah menyerahkan,” tuturnya.
Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses hibah lahan Meikarta, mulai dari BPKP, Kementerian PKP, Kementerian Keuangan, Badan Pengaturan BUMN, hingga Lippo Group.
Menurut Rosan, kolaborasi tersebut diperlukan agar proses hibah dan pembangunan dapat berjalan dengan baik, aman, serta sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sehingga rencana dari hibah ini dan kemudian pembangunannya bisa berjalan dengan baik, dengan aman, sesuai dengan prosedur yang ada,” ujar Rosan.
Ia menambahkan, setelah proses hibah selesai, pembangunan program perumahan dapat segera dilanjutkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). (MICKO)
-
JABODETABEK24/06/2026 05:30 WIBCuaca 24 Juni: Jakarta Tak Bisa Lepas dari Hujan Ringan
-
OLAHRAGA24/06/2026 04:30 WIBBrazil vs Skotlandia: Penentu Tiket Lolos Grup C Piala Dunia
-
EKBIS24/06/2026 00:01 WIBDidukung Kemenpar, KRISTAInterFOOD 2026 Siap Perkuat Industri F&B Nasional
-
NUSANTARA23/06/2026 22:31 WIBHerman Deru Dorong Inovasi Daerah Hadapi Efisiensi Anggaran dan Keterbatasan Fiskal
-
OLAHRAGA24/06/2026 05:15 WIBKlasmen Grup H Piala Dunia 2026 Sangat Sengit dan Ketat
-
OLAHRAGA24/06/2026 07:15 WIB10 Kafe Seru Nobar Piala Dunia 2026 di Jakarta
-
POLITIK23/06/2026 21:46 WIBNarasi “1998 Redux” Digerakkan Oligarki Serakahnomic
-
EKBIS23/06/2026 23:00 WIBPT KMR Klaim Kasus Minyakita Bermasalah di Wonogiri Tuntas

















