Connect with us

POLITIK

Kaesang Mau Nyaleg dari Solo Raya, Pengamat: PDIP Tak Pernah Kalah di Jateng, Apalagi Cuma PSI

Aktualitas.id -

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep

AKTUALITAS.ID – Pengamat politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V atau Solo Raya belum menjadi ancaman serius bagi dominasi PDI Perjuangan (PDIP). Basis elektoral PDIP di Jawa Tengah dinilai masih sulit ditembus, termasuk oleh PSI yang hingga kini belum pernah lolos ke parlemen.

“Nyaris tidak bisa dibantah bahwa PDIP nyaris enggak ada yang bisa menyaingi. Jangankan partai politik yang tidak lolos parlemen seperti PSI, partai-partai besar seperti Golkar, PKB, dan Gerindra belum pernah memenangkan pertarungan Pileg di Jawa Tengah, apalagi cuma PSI yang memang tidak pernah punya riwayat lolos ke parlemen,” kata Adi melalui kanal YouTube miliknya, Senin (27/7/2026).

BACA JUGA  Jelang Pilkada, Bawaslu Solo Mulai Aktifkan Panwascam dan Panwaskel

Adi menjelaskan, kekuatan PDIP di Jawa Tengah menjadi salah satu faktor utama yang membuat persaingan di wilayah tersebut tidak mudah bagi partai lain. Kondisi itu tercermin dari rekam jejak pemilihan legislatif yang menunjukkan kuatnya basis suara partai berlambang banteng tersebut.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menyebut posisi PSI dan PDIP saat ini juga memiliki perbedaan signifikan dari sisi pengalaman elektoral. PSI belum pernah menempatkan kadernya di DPR RI melalui Pemilu, sedangkan PDIP memiliki basis pemilih yang kuat di Jawa Tengah.

“Jadi ada yang mengatakan jangan terlampau dibesar-besarkan, karena apa pun judulnya PSI ini adalah partai politik yang tidak lolos parlemen, sehingga dianggap tidak sepadan kalau mau disejajarkan berkompetisi dengan PDIP,” ujarnya.

BACA JUGA  Banjir Masih Tinggi, Ribuan Warga Pekalongan Mengungsi

Meski demikian, pencalonan Kaesang tetap menjadi perhatian politik karena Dapil Jawa Tengah V mencakup wilayah Solo Raya yang selama ini dikenal sebagai salah satu kantong suara penting PDIP.

Rencana tersebut juga menarik perhatian karena Kaesang merupakan putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Sementara itu, Solo dan sejumlah wilayah di sekitarnya memiliki hubungan politik yang kuat dengan keluarga Jokowi sekaligus menjadi salah satu wilayah yang selama ini memiliki basis dukungan signifikan bagi PDIP.

Adi menilai faktor popularitas figur dapat menjadi modal awal dalam pertarungan elektoral. Namun, popularitas seorang calon tidak otomatis mengubah peta kekuatan partai di suatu daerah.

Persaingan pada Pemilu Legislatif 2029 juga akan ditentukan oleh kemampuan partai membangun mesin politik, jaringan relawan, struktur organisasi, serta basis suara yang konsisten. Faktor tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi PSI untuk meraih kursi DPR RI.

BACA JUGA  Jika Tetap Digelar 9 Desember, FX Rudy Nilai Kualitas Pilkada Menurun

Di sisi lain, kehadiran Kaesang di Dapil Jawa Tengah V berpotensi membuat kontestasi politik di Solo Raya semakin menarik. Ketua Umum PSI itu akan berhadapan dengan kandidat dari partai-partai yang telah memiliki basis pemilih dan jaringan politik lebih lama di wilayah tersebut.

Rencana pencalonan Kaesang kini masih menjadi bagian dari dinamika politik menuju Pemilu 2029. Keputusan akhir terkait pencalonan dan daerah pemilihan akan mengikuti tahapan serta ketentuan penyelenggaraan pemilu yang berlaku.

Dengan kondisi tersebut, pertarungan Kaesang di Solo Raya diperkirakan tidak hanya menjadi persaingan antarcaleg, tetapi juga menguji kemampuan PSI membangun basis elektoral di wilayah yang selama ini identik dengan kekuatan PDIP.

TRENDING