Connect with us

NASIONAL

Kepala Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka KPK Kasus Suap Rp 91 Miliar

Aktualitas.id -

kpk, korupsi,
Gedung Merah Putih, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Gurita korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali terkuak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Kepala Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda (GHH), sebagai tersangka skandal dugaan suap proses importasi barang.

Gatot memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (26/8/2026). Ia tiba di lokasi sekitar pukul 10.13 WIB untuk mengklarifikasi keterlibatannya dalam aliran uang haram tersebut.

“Benar, hari ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap GHH selaku ASN di Ditjen Bea dan Cukai (Subdit Penindakan Direktorat P2 periode Juni 2023 s.d. Februari 2026),” tegas Juru Bicar KPK, Budi.

Penetapan status tersangka terhadap Gatot merupakan hasil pengembangan dari fakta-fakta panas yang terkuak di persidangan. KPK mengendus adanya aliran dana fantastis dari PT BlueRay Cargo yang mencapai Rp91 miliar untuk memuluskan praktik impor ilegal.

BACA JUGA  Besok Mahasiswa Akan Kerahkan Massa Lebih Besar

Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengungkapkan bahwa penyidik telah menerbitkan dua Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru untuk membongkar dua klaster besar dalam skandal ini.

“Dari hasil pengembangan dan telaah persidangan, total pemberian dari BlueRay mencapai Rp91 miliar. Untuk klaster pejabat Bea Cukai, kita sudah langsung tetapkan satu orang tersangka karena kecukupan alat bukti,” ujar Taufik.

Keterlibatan Gatot makin tak terbantahkan usai bos PT BlueRay Cargo, John Field, membeberkan nama sang pejabat usai diperiksa sebagai saksi. John Field sendiri sebelumnya telah divonis bersalah sebagai pihak pemberi suap.

KPK memastikan akan terus mendalami konstruksi perkara ini untuk membongkar potensi keterlibatan pejabat Bea Cukai lainnya yang ikut menikmati jatah dari dana pelicin Rp91 miliar tersebut. (Kusuma/Mun)

BACA JUGA  KPK Belum Tanggapi Klaim La Nyalla soal Hasil Penggeledahan di Rumahnya

TRENDING