Connect with us

NUSANTARA

Pengungsi Anak Korban Gempa NTT Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyisakan duka berlapis yang mencoreng kemanusiaan. Di tengah penderitaan kehilangan tempat tinggal, seorang anak berusia 15 tahun yang berada di lokasi pengungsian justru diduga menjadi korban pemerkosaan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengonfirmasi kasus keji tersebut. Ia memastikan korban saat ini telah berada dalam perlindungan dan penampingan intensif dari kementeriannya bersama instansi terkait.

“Untuk itu, memang sudah kita tangani dan sedang dikoordinasikan, kemudian korban juga sudah dalam pendampingan kami, jadi sudah dikoordinasikan dengan baik,” ujar Arifah, Sabtu (5/9/2027).

Kasus ini membuka mata publik akan rawannya keamanan di area pengungsian darurat. Arifah mengakui bahwa hingga saat ini masih ditemukan tenda pengungsian yang bercampur tanpa pemisahan yang layak, meskipun upaya mitigasi dan pendataan terus digenjot bersama lintas lembaga.

BACA JUGA  NTT Diguncang 3.422 Gempa Susulan

“Kita kan kerjanya kolektif ya dari BNPB, Kemensos, dari Kemenko PMK yang juga langsung turun ke lapangan, sudah dipetakan bahwa tenda ini memang tenda khusus untuk perempuan dan anak. Memang ada beberapa tenda yang masih bercampur, tetapi kan ini nggak bisa langsung, butuh waktu untuk pendataan lebih lanjut,” paparnya.

Pemerintah berjanji memperketat pengamanan dan memitigasi segala celah potensi kekerasan seksual di lokasi bencana. Kementerian PPPA memastikan seluruh hak pemulihan fisik dan mental korban anak tersebut akan dikawal ketat hingga tuntas. (Irawan/Mun)

TRENDING