DUNIA
Oposisi Tuntut Netanyahu Segera Dicopot dari Jabatan
AKTUALITAS.ID – Tekanan politik terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mencapai titik didih. Anggota parlemen dari kubu oposisi, Gilad Kariv, secara terbuka menuntut agar Netanyahu segera dicopot dari kursi kepemimpinan, menyebut langkah tersebut sebagai sebuah “kebutuhan eksistensial” bagi kelangsungan masyarakat Israel.
Kariv, politisi senior dari Partai Demokrat Israel, melontarkan kecaman pedas tersebut melalui platform media sosial X pada Sabtu (5/9/2026). Ia menyoroti sikap Netanyahu yang secara sengaja menghindari akuntabilitas atas kegagalan fatal intelijen dan militer pada tragedi 7 Oktober 2023.
“Sama seperti Netanyahu menghindari mengunjungi komunitas kibbutzim di wilayah sekitar Gaza selama berbulan-bulan setelah 7 Oktober, ia juga menghindari menangani penyelidikan militer Israel mengenai segala sesuatu yang terjadi pada 7 Oktober,” tegas Kariv, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Minggu (6/9/2026).
Tidak hanya itu, Kariv melayangkan tuduhan telak bahwa Netanyahu telah berulang kali mengabaikan faktor keamanan negara serta menunjukkan “ketidakmampuan total” dalam mengelola pertahanan nasional di tengah krisis berkepanjangan.
“Orang seperti itu tidak boleh dibiarkan mengambil keputusan apa pun mengenai masa depan kami dan masa depan anak-anak kami,” tukasnya tajam.
Desakan ini kian membara di tengah gelombang tuntutan dari koalisi oposisi dan sebagian publik Israel agar segera dibentuk komisi penyelidikan negara independen untuk mengusut tuntas rentetan kelalaian strategis pemerintah. Namun, alih-alih merespons transparan, pemerintahan di bawah kendali Netanyahu justru bersikeras menolak dan memilih membentuk panel penyelidikan yang diatur secara politis.
Posisi politik pemimpin berhaluan keras tersebut kini kian terhimpit. Di tengah jadwal pemilu Knesset yang kian dekat pada 27 Oktober mendatang, hasil berbagai lembaga jajak pendapat menunjukkan elektabilitas Netanyahu dan Partai Likud terus merosot tajam.
Tekanan domestik ini menyatu dengan beban hukum internasional yang membelitnya. Selain masih harus menjalani persidangan atas rentetan tuduhan korupsi di dalam negeri, Netanyahu juga menyandang status sebagai buronan internasional menyusul terbitnya surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang dan kemanusiaan di Jalur Gaza – sebuah konflik brutal yang hingga kini telah merenggut lebih dari 73.000 korban jiwa. (Mun)
-
NASIONAL06/09/2026 16:00 WIBBandara Soetta Ditutup Lagi hingga 17.30 WIB
-
DUNIA06/09/2026 15:00 WIBAS Klaim Ledakkan 3 Tanker Minyak Iran
-
NASIONAL06/09/2026 17:00 WIBAnak Krakatau Erupsi, Prabowo Minta Warga Tetap Tenang dan Waspada
-
EKBIS07/09/2026 09:45 WIBIHSG Sempat Naik, Lalu Terjun ke Zona Merah
-
NASIONAL06/09/2026 18:00 WIBMaruarar Sirait Targetkan Bedah Rumah di Bukit Duri Rampung 1 Desember 2026
-
DUNIA06/09/2026 21:00 WIBPBB Bongkar Pengusiran 33 Ribu Warga Palestina di Tepi Barat
-
NASIONAL06/09/2026 19:00 WIBKemenbud Umumkan 20 Pemenang Sayembara Film Narasi Kepahlawanan 2026
-
NASIONAL07/09/2026 10:00 WIBMenteri Jumhur Instruksikan Daerah Amankan Air Bersih dari Abu Vulkanik

















