DUNIA
AS Tutup Semua Maskapai Iran
AKTUALITAS.ID – Amerika Serikat kembali menjatuhkan pukulan telak yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada Teheran. Mulai Rabu, 23 September besok, pemerintahan Presiden Donald Trump secara sepihak mengumumkan penutupan total seluruh maskapai penerbangan Iran di seluruh dunia. Langkah ini memicu eskalasi baru dalam perang ekonomi dan militer yang terus memanas sejak Februari 2026.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, melontarkan ultimatum brutal yang memaksa seluruh negara untuk memilih: tunduk pada sanksi AS atau hancur secara finansial. Sanksi ini menargetkan pemutusan akses total terhadap sistem dolar AS bagi siapa pun yang berani melayani pesawat asal Iran.
“Pada 23 September, semua maskapai penerbangan Iran akan ditutup di seluruh dunia. Jika mereka mendarat, Anda tidak bisa memberi mereka bahan bakar, layanan pendaratan, apalagi menjual tiket, atau Anda akan tersingkir dari sistem dolar,” ancam Bessent dalam wawancara dengan CNBC International, Senin waktu Washington.
Manuver yang disebut Bessent sebagai “Hari-H Ekonomi” ini langsung memicu efek domino kepanikan di negara-negara tetangga Iran. Georgia telah resmi melarang maskapai Iran memasuki wilayah udaranya. Di Turki, maskapai raksasa Iran, Mahan Air, terpaksa menangguhkan layanan akibat tekanan Ankara. Irak pun bersiap mengekor dengan menangguhkan semua penerbangan maskapai Iran dari Baghdad.
Sanksi gila-gilaan ini merupakan puncak dari rentetan konflik berdarah sejak serangan gabungan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran dan jajaran petinggi militer akhir Februari lalu. Teheran tidak tinggal diam dan telah membalas dengan memblokade Selat Hormuz—jalur urat nadi transit energi dunia yang sukses membuat harga minyak global meledak.
Menariknya, ancaman ini dilontarkan hanya sehari setelah Bessent bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng. Pembicaraan tingkat tinggi ini jelas menjadi pemanasan jelang pertemuan puncak antara Trump dan Presiden China Xi Jinping pada Kamis ini. Amerika diyakini sedang memberi pesan keras kepada Beijing, yang selama ini menjadi pendukung ekonomi dan diplomatik paling krusial bagi Republik Islam tersebut. Penerbangan Iran, yang bertahun-tahun hidup segan mati tak mau akibat sanksi suku cadang, kini benar-benar di ambang kelumpuhan total. (Mun)
-
POLITIK21/09/2026 19:00 WIBPengamat Politik Bongkar Strategi Reshuffle Prabowo
-
NASIONAL22/09/2026 06:00 WIBProyek Jalan Jadi Biang OTT Bupati Bolmut
-
PAPUA TENGAH22/09/2026 07:00 WIBPDIP: Usulan Capres 2 Fraksi Masuk Akal
-
EKBIS22/09/2026 09:30 WIBIHSG Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga BI
-
POLITIK22/09/2026 10:00 WIBPrabowo Buka Peluang Reshuffle, Demokrat: Evaluasi Wajib
-
JABODETABEK22/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka di 5 Lokasi Hari Ini
-
DUNIA22/09/2026 08:00 WIBDibombardir Ukraina, Partai Putin Menang Telak 57,83%
-
DUNIA21/09/2026 21:00 WIBSerangan Houthi ke Riyadh Bikin AS Siaga

















