DUNIA
ASEAN Bahas Kabut Asap RI di KTT Manila November
AKTUALITAS.ID – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Indonesia resmi menjelma menjadi krisis diplomatik kawasan. Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) memastikan isu kabut asap lintas batas akan masuk dalam agenda utama pertemuan para menteri luar negeri menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-49 di Manila, November mendatang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Filipina, Dominic Xavier Imperial, mengonfirmasi bahwa desakan dari negara-negara tetangga telah mengunci persoalan ini dalam pembahasan persiapan KTT. Langkah tersebut merespons kepungan kabut asap pekat dari wilayah Indonesia yang telah berminggu-minggu melumpuhkan ruang udara Malaysia dan Singapura.
Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, melontarkan kritik keras terkait lemahnya mekanisme regional yang ada saat ini. Malaysia menilai sistem penanganan bencana ASEAN belum mampu mengeksekusi mitigasi kabut asap lintas batas secara efektif. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bahkan telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto guna menagih komitmen aksi nyata di lapangan.
Dampak buruk krisis ekologi ini telah memicu kepanikan di negara tetangga. Singapura mencatat Indeks Kualitas Udara (AQI) menembus angka mengkhawatirkan di level 191, hingga memaksa pemerintah setempat mengucurkan subsidi medis khusus untuk warga yang terserang penyakit saluran pernapasan. Sementara di Malaysia, pembatalan penerbangan antarnegara tak terhindarkan dan penutupan sekolah terpaksa diberlakukan di sejumlah kawasan termasuk Kuala Lumpur dan Johor.
Goncangan akibat fenomena El Nino terkuat ini tidak hanya mengancam kesehatan puluhan ribu warga di dalam negeri, tetapi juga merusak habitat satwa langka secara masif. Penyelamatan 46 orangutan yang menderita luka bakar di Kalimantan Tengah menjadi bukti nyata betapa parahnya karhutla tahun ini. ASEAN kini menekan pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah ekstra komprehensif demi menghentikan ancaman bencana yang kian tidak terkendali.(Mun)
-
EKBIS14/10/2026 09:30 WIBIHSG Menghijau, Lalu Memerah
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
NUSANTARA14/10/2026 11:30 WIBGunung Semeru Erupsi Lagi
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
NASIONAL14/10/2026 10:00 WIBErna Sari Dewi Pertanyakan Audit Lereng Trans Jayapura-Wamena
-
Berita14/10/2026 21:00 WIBKementerian PKP dan Bappenas Sinkronkan Target Perumahan 2025–2029
-
NUSANTARA14/10/2026 22:00 WIBKapuas Perpanjang Status Karhutla Dua Pekan
-
EKBIS14/10/2026 15:30 WIBHashim Ungkap Rencana HP dan Rekening Digital Gratis

















