Berita
Buntut Warga Kulit Hitam Ditembak, Pemkot Minneapolis Terapkan Jam Malam
Pemerintah Kota Minneapolis, Amerika Serikat memberlakukan jam malam usai terjadi unjuk rasa besar-besaran. Unjuk rasa itu buntut dari penembakan polisi terhadap warga kulit hitam Daunte Wright (20). Mengutip AFP, Wali Kota Minneapolis Jacob Frey mengatakan situasi dalam keadaan darurat, sehingga jam malam perlu diberlakukan. “Saya telah menyatakan keadaan darurat di Kota Minneapolis dan kami menindaklanjuti […]
Pemerintah Kota Minneapolis, Amerika Serikat memberlakukan jam malam usai terjadi unjuk rasa besar-besaran. Unjuk rasa itu buntut dari penembakan polisi terhadap warga kulit hitam Daunte Wright (20).
Mengutip AFP, Wali Kota Minneapolis Jacob Frey mengatakan situasi dalam keadaan darurat, sehingga jam malam perlu diberlakukan.
“Saya telah menyatakan keadaan darurat di Kota Minneapolis dan kami menindaklanjuti dengan jam malam,” kata Frey mengutip AFP.
Jacob mengatakan jam malam mulai berlaku pada Senin (12/4) mulai pukul 19.00 hingga 06.00 waktu setempat.
Selain Minneapolis, jam malam juga diberlakukan di kota St Paul. Termasuk juga di wilayah Hennepin, tempat di mana Daunte Wright meninggal dunia.
Sebelumnya, seorang anggota polisi menembak Daunte Wright yang berusaha kabur. Mulanya Daunte ingin ditangkap lantaran melanggar aturan lalu lintas.
Daunte lalu mengendarai mobilnya menghindari upaya penangkapan oleh petugas kepolisian. Namun, dia menabrak kendaraan lain hingga meninggal dunia.
Meski dia tidak mati di tempat saat di tembak polisi, warga tetap menggelar unjuk rasa. Mereka mengecam tindakan aparat yang melakukan tindakan tersebut.
Sementara itu, pimpinan kepolisian Brooklyn Center menyebut personelnya keliru mengambil tindakan. Dia mengatakan personel yang dimaksud berniat mengambil senjata kejut listrik, tetapi justru menarik pistol.
Presiden AS Joe Biden juga sudah angkat suara mengenai kasus ini. Dia menyebut kejadian yang menimpa Daunte Wright adalah sesuatu yang tragis.
Biden tidak melaran warga berunjuk rasa. Namun, tetap harus dilakukan dengan damai tanpa ada aksi penjarahan.
-
NASIONAL21/07/2026 16:00 WIBHotman dan Hilangnya Perkara Febrie dari Panggung Publik
-
RIAU21/07/2026 11:29 WIBWabup Bagus Santoso Resmikan HKG PKK ke-54 dan Sosialisasi 6 SPM Posyandu
-
Berita21/07/2026 20:50 WIBPekerja Pertamina Balongan Gelar Aksi Melawan ‘Sunat’ Upah akibat Pergantian Vendor
-
NASIONAL21/07/2026 17:00 WIBGERTAK: Presiden Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum Kasus Febrie
-
NASIONAL21/07/2026 20:30 WIBKPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Korupsi Pemkab Lombok Barat
-
EKBIS21/07/2026 11:00 WIBMenkeu Buka Suara Soal Pemangkasan Anggaran TNI-Polri
-
EKBIS21/07/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Jawara Asia
-
DUNIA21/07/2026 12:30 WIBMiliter China dan Filipina Bentrok di Wilayah Laut China Selatan

















