Connect with us

DUNIA

Dalil Yajuj dan Majuj dalam Al-Qur’an dan Hadits

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: meta - ai

AKTUALITAS.ID – Misteri kedatangan kaum perusak pengikut akhir zaman, Yajuj dan Majuj, kembali menjadi sorotan utama umat Islam. Berdasarkan nash Al-Qur’an dan hadits sahih Nabi Muhammad SAW, kemunculan dua golongan manusia keturunan Nabi Adam AS ini dipastikan menjadi salah satu tanda besar dekatnya hari kiamat.

Dalam catatan sejarah Islam dan tafsir para ulama, Yajuj dan Majuj bukanlah makhluk gaib seperti jin atau monster mitologi, melainkan manusia biasa dari keturunan Yafits bin Nuh—yang juga diidentifikasi sebagai leluhur bangsa kuno di wilayah utara.

Dalil Autentik dalam Al-Qur’an
Kisah eksistensi dan pengurungan kaum yang dikenal gemar membuat kerusakan di muka bumi ini diabadikan secara eksplisit dalam dua surat utama di dalam Al-Qur’an:

  • Surat Al-Kahfi (Ayat 94–98): Mengisahkan permintaan penduduk lokal kepada raja saleh Dzulqarnain untuk membangun dinding pembatas dari besi dan tembaga cair guna mengurung Yajuj dan Majuj agar tidak bisa mendaki atau melubanginya hingga waktu yang ditentukan Allah SWT.
  • Surat Al-Anbiya (Ayat 96–97): Menggambarkan detik-detik mengerikan ketika tembok tersebut akhirnya dibukakan, di mana mereka turun dengan cepat dari tempat-tempat tinggi menandakan hari kiamat sudah di ambang mata.
BACA JUGA  Bukan Pembawa Syariat Baru, Ini Peran Nabi Isa Saat Turun di Akhir Zaman

Karakteristik dan Skenario Kemunculan di Akhir Zaman
Merujuk pada riwayat hadits sahih, kepastian keluarnya Yajuj dan Majuj akan terjadi setelah Nabi Isa AS turun ke bumi dan berhasil mengalahkan Dajjal. Dalam hadits riwayat Imam Ahmad, ciri fisik mereka digambarkan bermuka lebar, bermata sipit, dan berambut pirang dengan populasi yang tumpah ruah bagaikan gelombang air bah.

Rasulullah SAW bahkan pernah memperingatkan umatnya mengenai kondisi dinding pembatas yang kian menipis melalui sabdanya dalam HR. Bukhari Muslim, menegaskan bahwa potensi jebolnya penghalang tersebut adalah sebuah keniscayaan sejarah akhir zaman yang pasti ditepati Allah SWT. (Mun)

TRENDING