Berita
Erdogan Desak Komunitas Internasional Beri Pelajaran pada Israel
Hari ini (12/5), Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin bahas ketegangan Israel-Palestina melalui sambungan telepon. Langkah ini diambil menyusul keinginan Turki untuk mencari cara untuk merespons aksi Israel baru-baru ini. Melansir Reuters, Erdogan menyampaikan pada Putin bahwa komunitas internasional perlu “memberikan pelajaran” pada Israel. Ia pun menambahkan bahwa Turki memiliki usulan sejak […]
Hari ini (12/5), Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin bahas ketegangan Israel-Palestina melalui sambungan telepon. Langkah ini diambil menyusul keinginan Turki untuk mencari cara untuk merespons aksi Israel baru-baru ini.
Melansir Reuters, Erdogan menyampaikan pada Putin bahwa komunitas internasional perlu “memberikan pelajaran” pada Israel. Ia pun menambahkan bahwa Turki memiliki usulan sejak 2018 untuk mengirim penjaga perdamaian internasional ke wilayah tersebut untuk membantu melindungi Palestina.
Kedua negara memanas sejak penutupan akses ke Masjid Al Aqsa. Aparat kepolisian Israel melarang warga Palestina yang akan masuk kompleks masjid untuk memperingati Hari Kemenangan. Hari Kemenangan merupakan peringatan atas pendudukan timur Yerusalem oleh Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967.
Pelarangan ini karena Hari Kemenangan bertepatan dengan bulan Ramadan dan dikhawatirkan akan memicu aksi kekerasan. Namun bentrokan tetap terjadi justru saat aparat melarang warga Palestina memasuki masjid untuk tarawih dan itikaf di minggu terakhir Ramadan.
Selain itu, sengketa lahan pun menambah panas suasana. Pengadilan distrik Yerusalem menjatuhkan putusan dan memenangkan pemukim Yahudi di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.
Dalam gugatannya, pemukim Yahudi mengklaim keluarga mereka kehilangan tanah saat perang yang berujung pembentukan Israel pada 1948. Akibat putusan ini, warga Palestina yang bermukim di Sheikh Jarrah dipaksa angkat kaki dan rumah-rumah mereka akan digusur.
Bentrok kedua negara memicu reaksi internasional. Tak hanya Erdogan dan Putin, Presiden Joko Widodo pun memberikan reaksi dengan mendesak PBB mengambil tindakan nyata.
Melalui Menlu Retno Marsudi, Jokowi menyebut tindakan Israel mengusir warga Palestina dan kekerasan di Masjid Al Aqsa tidak bisa dibiarkan.
“Bapak Presiden juga menyampaikan Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak PBB untuk mengambil langkah nyata terhadap pelanggaran yang terus dilakukan Israel. Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina,” imbuh Retno, Rabu (12/5).
-
JABODETABEK28/08/2026 20:00 WIBAsyik Ngopi di Gang, Siswa SMA Diseret dan Dihajar Kelompok Diduga Ormas
-
POLITIK29/08/2026 10:00 WIBHaikal Hasan: Klarifikasi Budi Arie Tak Bisa Diterima
-
RIAU28/08/2026 22:00 WIBPolisi Tangkap Pria Pembakar Lahan Sawit Gara-Gara Rokok
-
DUNIA29/08/2026 00:00 WIBRudal & Drone Iran Hancurkan Aset Intelijen AS
-
NUSANTARA28/08/2026 23:00 WIBKebakaran Gunung Arjuno Meluas
-
OASE29/08/2026 05:00 WIBNabi Idris Disebut Langsung di Al-Qur’an
-
JABODETABEK29/08/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Cerah Total 29 Agustus
-
JABODETABEK29/08/2026 07:30 WIBAnak 6 Tahun Meregang Nyawa Kesetrum di Area Minimarket Depok

















