Berita
Rusak Ratusan Dosis Vaksin Covid-19, Apoteker di AS Divonis Tiga Tahun Penjara
Hakim federal pada Selasa menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara untuk Steven Brandenburg, seorang apoteker asal Wisconsin, AS yang dengan sengara merusak vaksin Covid-19 pada Desember karena meyakini vaksin itu berbahaya. Brandenburg (46), mengaku bersalah pada Februari lalu atas dua dakwaan terkait dengan upayanya untuk merusak ratusan dosis vaksin Moderna. Brandenburg mengeluarkan sekotak botol kaca vaksin […]
Hakim federal pada Selasa menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara untuk Steven Brandenburg, seorang apoteker asal Wisconsin, AS yang dengan sengara merusak vaksin Covid-19 pada Desember karena meyakini vaksin itu berbahaya.
Brandenburg (46), mengaku bersalah pada Februari lalu atas dua dakwaan terkait dengan upayanya untuk merusak ratusan dosis vaksin Moderna.
Brandenburg mengeluarkan sekotak botol kaca vaksin dari pendingin saat jaga malam di Advocate Aurora Health Systems di Grafton, Wisconsin, pada 24 dan 25 Desember agar vaksin tidak lagi efektif.
Dia kemudian memasukkan kembali vaksin itu ke lemari pendingin saat jam jaganya habis, tapi vaksin itu telah diberikan kepada 57 orang sebelum aksi Brandenburg diketahui.
Polisi melabeli Brandenburg seseorang yang mempercayai teori konspirasi yang meyakini Bumi ini datar dan selama bertahun-tahun mengatakan kepada rekan kerjanya bahwa vaksin tidak aman.
“Upaya sengaja untuk merusak dosis vaksin selama keadaan darurat kesehatan masyarakat nasional adalah kejahatan serius,” kata Penjabat Asisten Jaksa Agung Brian M. Boynton, dikutip dari Forbes, Rabu (9/6).
-
Berita05/11/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Barat dan Pusat Hujan Jam 4 Sore
-
POLITIK05/11/2026 06:00 WIBKubu Gibran Tegas: Mandat Wapres Berlaku Hingga 2029
-
DUNIA05/11/2026 08:00 WIBDemokrat Sapu Bersih Kongres AS
-
JABODETABEK05/11/2026 07:15 WIBKasus Dugaan Pemerasan Pengusaha, JPU Siapkan Tuntutan Berlapis
-
OASE05/11/2026 05:00 WIBAllah Benci Pengkhianat
-
NASIONAL05/11/2026 07:00 WIBTega Sadap Kepala Negara, Listyo Sigit Dicurigai Main Mata dengan Kelompok Tertentu
-
JABODETABEK05/11/2026 06:30 WIBCatat 5 Titik SIM Keliling Jakarta 5 November 2026
-
NUSANTARA05/11/2026 08:30 WIBPolisi: Tersangka Belajar Pembunuhan dari AI
















