Berita
Kasus Bunuh Diri Korsel Tertinggi, Capai 13 Ribu Orang pada Tahun 2022
AKTUALITAS.ID – Menurut data terbaru, sepanjang tahun 2022 hampir 13.000 ribu terjadi kasus bunuh diri di Korea Selatan. Ini merupakan kasus tertinggi di antara negara-negara maju
Menurut laporan Yonhap News, mengacu pada data badan statistik Korsel.
Berdasarkan data, sebanyak 24,1 dari setiap 100 ribu orang melakukan bunuh diri di Korsel.
“Bunuh diri berkaitan erat dengan kualitas hidup individu. Angka bunuh diri cenderung meningkat seiring dengan perubahan atau ketidakstabilan sosial yang drastis sehingga mewakili ciri struktural masyarakat dan kesatuan sosial,” kata Statistics Korea dalam laporannya.
Angka bunuh diri pada laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan.
Korsel juga mencatat penurunan jumlah kelahiran baru meskipun telah mengeluarkan dana sekitar US$200 miliar (sekitar Rp3.123 triliun) selama 16 tahun terakhir untuk mendorong pertumbuhan penduduk.
Tahun lalu, Forum Ekonomi Dunia memperingatkan bahwa jika angka kelahiran yang rendah saat ini terus berlanjut, maka populasi negara tersebut akan berkurang setengah dari angka kelahiran saat ini, pada akhir abad ini.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol juga memperingatkan tahun lalu bahwa ‘waktunya hampir habis’ dan mendesak pihak berwenang untuk bekerja keras menangani masalah rendahnya angka kelahiran. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
NASIONAL07/07/2026 07:00 WIBHeboh! Anak Menteri PU Masuk Rombongan Kunker ke New York
-
NASIONAL07/07/2026 13:00 WIBFernando Emas Desak Dody Hanggodo Minta Maaf
-
RIAU07/07/2026 00:30 WIBBupati Tutup Bengkalis Durian Fest 2026, Dorong Durian Lokal Jadi Destinasi Wisata
-
JABODETABEK07/07/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jakarta 7 Juli 2026
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
OASE07/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bahas Perjuangan Ibu Melahirkan
-
RAGAM07/07/2026 14:30 WIBErupsi Anak Krakatau Hantam Wisata Selat Sunda
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK

















