Berita
OSO Minta Jokowi Hentikan Impor
Bicara kedaulatan pangan tidak sekadar soal harga-harga pangan yang terjaga.
AKTUALITAS.ID – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang meminta pemerintah ke depan untuk lebih konsisten mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Sumber daya alam yang dimiliki di bidang pangan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat.Â
Hal itu disampaikan dalam pidato kebangsaan Sidang Bersama DPR RI-DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (16/8/2019) dan disaksikan langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden. Lelaki yang akrab disapa OSO itu juga menyampaikan, seluruh pihak baik eksekutif dan legislatif, untuk segera menuntaskan Rancangan Undang-Undang Kedaulatan Pangan.
“Kita harus pastikan kebutuhan pangan bagi masyarakat terpenuhi. Di waktu yang sama kita harus hentikan impor, impor, impor,” kata Oso, Jumat.
Ia menambahkan, bicara kedaulatan pangan tidak sekadar soal harga-harga pangan yang terjaga. Namun, kesejahteraan masyarakat petani harus mendapat perhatian dan sentuhan masyarakat.
“Jika petani sejahtera, maka negara akan aman sentosa,” kata OSO.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), laju inflasi kurun waktu Januari-Juli 2019 mencapai 2,36 persen. Bahan makanan menjadi kelompok yang mengalami inflasi tertinggi yakni hingga 5,8 persen. Khusus pada Juli 2019, bahan makanan mengalami inflasi hingga 0,80 persen.
Kebijakan impor hingga saat ini masih menjadi opsi bagi pemerintah ketika kenaikan harga bahan makanan terjadi di dalam negeri. Sementara, petani yang memproduksi bahan makanan kerap kali mengeluhkan kebijakan impor karena menjatuhkan harga pasokan di dalam negeri.
-
EKBIS07/05/2026 14:38 WIBMenguji Kepastian Hukum: 14 Tahun Perjuangan 18 Investor Condotel, Putusan MA Menang Namun Eksekusi Masih Terhalang
-
RAGAM07/05/2026 15:30 WIBGaji Orang Indonesia Ternyata Masih di Bawah UMP Jakarta
-
OLAHRAGA07/05/2026 17:30 WIBParis Saint-Germain Bakal Bertemu Arsenal di Final Piala Champions 2026
-
DUNIA07/05/2026 15:00 WIBTrump Ancam Iran dengan Serangan Lebih Dahsyat
-
NASIONAL07/05/2026 16:30 WIBHadiri KTT ke-48 ASEAN, Presiden Bertolak ke Filipina
-
OTOTEK07/05/2026 17:00 WIBDalam 48 Hari, Xiaomi SU7 Mencatat Pesanan Hingga 80.000 Unit
-
PAPUA TENGAH07/05/2026 18:30 WIBEpisentrum Baru Kedaulatan Pangan; Mimika Menuju Arsitektur Rumah Inovasi
-
DUNIA07/05/2026 18:00 WIBTrump Didesak DPR AS untuk Mengungkap Program Nuklir Israel

















