Berita
Hasto Bantah PDIP Punya Kedekatan Dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin
PDIP tidak akan menggunakan kekuasaannya karena hukum harus ditegakkan dengan seadil-adilnya
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan, penunjukan Jaksa Agung, ST Burhanuddin, bukan rekomendasi partainya, melainkan dipilih langsung Presiden Joko Widodo. Ditegaskannya, PDIP tak ikut campur soal tersebut.
“Itu dipromosikan oleh Pak Jokowi, Pak Jokowi yang memutuskan,” kata Hasto Kristiyanto di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis, (24/10).
Diutarakan Hasto, PDIP ingin memiliki seorang jaksa agung yang dapat menegakkan keadilan hukum di Indonesia. Dia membantah kalau PDIP mempunyai kedekatan dengan Burhanuddin, yang merupakan adik politikus parpol berlambang kepala banteng itu.
“Jadi, menjadi jaksa agung dilihat dari keputusan politiknya, apakah dia memperjuangkan keadilan yang didasarkan nilai-nilai kemanusiaan itu,” ujarnya.
Karena itu, PDIP tidak akan menggunakan kekuasaannya karena hukum harus ditegakkan dengan seadil-adilnya.
“Mari kita nilai, menjadi jaksa agung itu tidak diukur dengan hubungan individu dengan seseorang, tapi keputusan politiknya. Sikap PDI Perjuangan, PDI tidak ingin menggunakan hukum sebagai alat kekuasaan, hukum harus ditegakkan oleh prinsip-prinsip keadilan,” katanya.
-
JABODETABEK17/04/2026 16:30 WIBBanjir Rendam Jakarta Selatan dan Timur
-
POLITIK17/04/2026 16:02 WIBMegawati: Kader Tak Turun ke Rakyat Akan Dievaluasi
-
NASIONAL17/04/2026 18:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Pengaturan Lelang di Kemenhub
-
NASIONAL17/04/2026 20:00 WIBBuku Baru DKPP Bongkar Gagasan Besar Jimly soal Etika
-
NUSANTARA17/04/2026 18:30 WIBTragis! Mayat Pria Ditemukan Penuh Luka Bacok di Kontrakan
-
NASIONAL17/04/2026 17:00 WIBIsu Aksi Bela JK Mencuat, Keluarga Ingatkan Bahaya Provokasi
-
DUNIA17/04/2026 19:00 WIB1 Juta Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Kerja Sama dengan Israel
-
JABODETABEK17/04/2026 17:00 WIBRumah Terkunci, 5 Nyawa Melayang dalam Kebakaran di Tanjung Duren

















