Berita
Anggota Komisi III Desak Jokowi Segera Pilih Dewas Pengawas KPK
Dewan Pengawas dapat mulai bekerja
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Basari mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menuntaskan proses pemilihan Dewan Pengawas KPK.
“Kita berharap presiden akan segera menuntaskan proses pemilihan dewan pengawas,” ungkap Taufik, saat ditemui, di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (3/12).
Dengan demikian, lanjut dia, Dewan Pengawas dapat mulai bekerja bersamaan dengan pelantikan pimpinan komisi antirasuah yang baru.
“Agar ketika nanti pelantikan pimpinan KPK yang baru, sudah juga bisa dilakukan bersamaan dengan dewan pengawas sebagai pelaksana dari Undang-Undang,” terang dia.
Terkait kualitas dan profil dewan pengawas KPK, Taufik meyakini, Presiden Jokowi bakal memilih orang-orang yang tepat. “Memang Undang-Undang memberikan kewenangan penuh bagi presiden untuk mengangkat dewan pengawas, tidak butuh satu konsultasi apapun secara formal kepada pihak lain,” tegas dia.
“Tapi tentu presiden bersama jajarannya pun juga saya yakini telah melakukan konsultasi secara informal juga dengan beberapa pihak terkait untuk memastikan rekam jejak anggota dewan pengawas ini bersih dan berintegritas sehingga ketika mereka bekerja nantinya dapat kepercayaan dari publik juga,” imbuhnya.
Politisi Nasdem ini menambahkan, pihaknya tentu mengharapkan agar kinerja KPK dapat meningkat seiring dengan hadirnya pimpinan baru dan implementasi dari Undang-Undang KPK.
“Terkait dengan keraguan masyarakat terhadap Undang-undang KPK atau juga pimpinan KPK, saya cukup optimis bahwa waktu akan cukup menjawabnya. Apakah kekhawatiran bahwa memang KPK dilemahkan atau tidak, nanti akan kita lihat apakah ketika nanti Undang-Undang KPK ini dilaksanakan akan membuat KPK tidak bisa bergerak, tidak bisa berbuat apa-apa atau tidak,” ujar Taufik.
“Demikian juga dengan munculnya hal yang baru seperti dewan pengawas ini, nanti kita akan buktikan secara empirik ketika pelaksanaannya berlangsung. Kalau sekarang kan kita masih menduga-duga ya. Ada yang bilang ini melemahkan, ada yang bilang ini tidak. Baru bisa terjawab apakah dugaan-dugaan itu benar atau tidak setelah ini terlaksana,” tandasnya.
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
JABODETABEK09/05/2026 09:30 WIBRatusan Siswa SD di Cakung Tumbang Usai Santap MBG
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz

















