Berita
Jelang Kongres, Empat Kader Siap Rebut Ketua Umum PAN
setiap kader partai berhak maju dalam kontestasi pemilihan ketua umum
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Totok Daryanto mengungkapkan sedikitnya empat orang yang menyatakan diri mencalonkan ketua umum partai itu dalam Kongres tahun 2020.
Keempat orang itu, antara lain Zulkifli Hasan (Ketua Umum sekarang), Asman Abnur (mantan Menteri PAN-RB), Mulfachri Harahap (Wakil Ketua Umum sekarang), dan Drajad Wibowo (Wakil Ketua Dewan Kehormatan sekarang).
Menurut Totok, sejauh ini hanya empat orang itu yang sudah deklarasik sebagai calon. “Empat itu sudah statement. Insya Allah maju, kecuali ada yang mundur,” ujarnya di kantor pusat PAN, Jakarta, Kamis, (5/12).
Untuk nama lainnya yang selama ini diisukan siap maju jadi, ia belum dapat memastikan. Menurutnya, setiap kader partai berhak maju dalam kontestasi pemilihan ketua umum yang dijadwalkan dilaksanakan pada Februari atau Maret 2020.
“Memang masih diatur akan diatur dalam tata tertib. Tapi pada dasarnya kita memberikan kesempatan kepada seluruh kader untuk berkompetisi di dalam menjadi caketum,” kata Totok.
Namun, Totok mengklaim, internal PAN tidak akan memberikan syarat yang rumit kepada kader-kader yang hendak maju dalam kompetisi menuju PAN 1 itu. “Karena akan membuat demokrasi menjadi terbelenggu. Nanti orang yang punya potensi ingin maju malah tidak bisa karena kena syarat,” katanya.
-
NASIONAL07/07/2026 07:00 WIBHeboh! Anak Menteri PU Masuk Rombongan Kunker ke New York
-
NASIONAL07/07/2026 13:00 WIBFernando Emas Desak Dody Hanggodo Minta Maaf
-
JABODETABEK07/07/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jakarta 7 Juli 2026
-
JABODETABEK07/07/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Hadir di 5 Lokasi
-
RAGAM07/07/2026 14:30 WIBErupsi Anak Krakatau Hantam Wisata Selat Sunda
-
OASE07/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bahas Perjuangan Ibu Melahirkan
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK

















