Berita
Waketum Hanura Sebut Pakta Integritas OSO-Wiranto Bukan Keputusan Munaslub
Tapi karena didesak, dipaksa oleh Pak Wiranto
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Yus Usman Sumanegara menyatakan, pakta integritas yang ditagih mantan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto terkait kepemimpinan Oesman Sapta Odang tidak pernah dibahas dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura di Bambu Apus tahun 2016.
Mantan Ketum Hanura Wiranto menyebut penunjukkan Oesman Sapta Odang (OSO) jadi ketum adalah rekayasa.
“Pak OSO itu sebetulnya waktu itu tidak bersedia untuk jadi ketum partai Hanura. Tapi karena didesak, dipaksa oleh Pak Wiranto dan kemudian Pak Wiranto barangkali mengkondisikan sehingga terpilihlah Pak OSO secara aklamasi,” kata Yus Usman, di City Tower, Jakarta Pusat, Senin (23/12).
Yus Usman juga merespons tudingan gerbong Wiranto, Chairuddin Ismail yang menyebut OSO menyingkirkan orang lama dan mengganti gerbong yang dibawa.
Dia menegaskan, Chaeruddin Ismail bukan pengurus Dewan kehormatan partai yang legal. Sebab, Ketua Dewan kehormatan partai Hanura yang legal dipimpin Marwan Paris Mayor Jenderal (Purn) Polisi.
“Jadi pak Pak Chairuddin enggak tahu dewan kehormatan yang mana, karena di dalam struktur dewan kehormatan partai yang di bawah pimpinan Pak OSO tidak ada nama Pak Chairuddin,” ujar Yus Usman.
Wiranto sebelumnya juga menyinggung Pakta Integritas yang ditandatangani OSO. Isi poinnya OSO akan mundur dari ketum pada tahun 2019 dan mundur dari partai jika tidak bisa menaikkan suara Hanura di Pemilu.
-
POLITIK20/07/2026 13:00 WIBPDIP Desak BGN Buka Data Kader yang Diduga Terlibat MBG
-
NASIONAL20/07/2026 11:00 WIBDPR Minta Hotman Stop Bawa Nama Prabowo di Kasus Febrie
-
DUNIA20/07/2026 12:00 WIBMojtaba Khamenei: Amerika Akan Menyesal Jika Konflik Terus Dipicu
-
NASIONAL20/07/2026 10:00 WIBBawaslu Tantang Mahasiswa Adu Argumen Soal Hukum Pemilu
-
NASIONAL20/07/2026 09:00 WIBHina Wartawan, Iwakum Tuntut Hotman Minta Maaf Terbuka
-
NASIONAL20/07/2026 17:00 WIBPengembalian Amplop Uang Raja Juli Tak Hapus Dugaan Pidana
-
NASIONAL20/07/2026 17:30 WIBBRIN Sebut Pola Komunikasi Kepala Bakom Perlu Dievaluasi
-
RIAU20/07/2026 18:00 WIBPeringati Hari Jadi Bengkalis, Pemkab Gelar Lomba Tradisional untuk Lestarikan Budaya

















