Maju Pilwalkot Batam, Riant Ernest Andalkan Relawan


Politisi PSI Rian Ernest

Ernest mencalonkan diri bersama Yusiani Gurusinga melalui jalur independen.

AKTUALITAS.ID – Mantan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf, Rian Ernest mendeklarasikan diri maju sebagai Bakal Calon Wali Kota di Pilkada Kota Batam tahun 2020. Dia mencalonkan diri bersama Yusiani Gurusinga melalui jalur independen.

Keputusan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mendapat dukungan dari Relawan Batam Baru. Koordinator Relawan Batam Baru Kecamatan Sagulung Hasoloan Siburian mengatakann, jika lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Batam, maka pencalonan Rian akan jadi sejarah baru di Kota Batam.

“Belum pernah ada calon independen yang berhasil maju berkontes di Pilwalkot Batam. Jadi usaha Relawan Batam Baru ini adalah sejarah baru juga buat masyarakat Batam,” kata Hasoloan Siburian, saat dihubungi, Kamis (26/12).

Rian dan Relawan Batam Baru harus bisa mengumpulkan kurang lebih 49.000 lembar dukungan berupa KTP elektronik warga Batam untuk bisa lolos verifikasi KPUD. Namun, untuk memastikan tidak ada KTP ganda atau tidak terdaftarnya KTP di KPUD, para relawan menargetkan setidaknya ada 60 ribu lembar dukungan dan KTP terkumpul hingga tanggal 23 Februari 2020.

“Kami membentuk struktur relawan yang bertingkat mulai dari kecamatan dan kelurahan. Mereka ditugaskan untuk menggalang dukungan dan memperkenalkan Rian dari rumah ke rumah,” kata Hasoloan yang sehari-hari juga aktif sebagai fungsionaris di PSI.

Di daerahnya, Kecamatan Sagulung, para relawan diharapkan bisa mengumpulkan setidaknya 10 lembar dukungan dan KTP setiap harinya. Hasoloan juga melihat aspirasi masyarakat sejalan dengan nilai yang ingin dibawa oleh Rian Ernest dalam gerakan Batam Baru.

Dia mengatakan, dari awal, Rian menekankan bahwa Batam punya potensi ekonomi yang banyak terlewat dan harusnya bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Permasalahan ekonomi dan kurangnya lapangan kerja, memang jadi keluhan masyarakat saat ini. Masyarakat menganggap Rian punya potensi menyelesaikan problem itu karena punya pengalaman dan koneksi di tingkat nasional,” kata Hasoloan.