Berita
Meningkat Empat Kali Lipat, Polisi: Mojokerto Darurat Narkoba
AKTUALITAS.ID – Kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto tahun 2019 meningkat dibanding 2018. Data Satnarkoba Polres Mojokerto mencatat, prosentase kualitas barang bukti (BB) khusus narkoba yang diamankan petugas mencapai 500 persen. Di 2019, tercatat sebanyak 544,86 gram sabu diamankan dari 129 kasus dengan 165 tersangka. Sedangkan tahun 2018 hanya 128,48 gram sabu dengan […]
AKTUALITAS.ID – Kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto tahun 2019 meningkat dibanding 2018. Data Satnarkoba Polres Mojokerto mencatat, prosentase kualitas barang bukti (BB) khusus narkoba yang diamankan petugas mencapai 500 persen.
Di 2019, tercatat sebanyak 544,86 gram sabu diamankan dari 129 kasus dengan 165 tersangka. Sedangkan tahun 2018 hanya 128,48 gram sabu dengan 131 kasus 183 tersangka. Jumlah tersebut meningkat 416,38 gram atau pengamanan BB tersebut meningkat empat kali lipat lebih.
Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, khusus kasus narkoba mengalami kenaikkan signifikan untuk jumlah BB yang diamankan. “Kuantitas menurun, tapi kalau kualitas justru meningkat tajam. Hampir 500 persen kenaikkan kualitas BB dari tahun sebelumnya (2018),” ungkapnya, Kamis (2/1/2020).
Masih kata Kapolres, sepanjang tahun 2019 Polres Mojokerto telah menangani sebanyak 364 perkara dari berbagai tindak pidana kejahatan. Kasus narkoba, kecelakaan lalu lintas dan tindak pidana kriminal seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan lain sebagainya.
“Kalau dilihat dari trennya ada sedikit penurunan, secara prosentase menurun sekitar 3 persen. Tahun 2018 ada sebanyak 376 kasus, sedangkan tahun 2019 tercatat 364 kasus. Dari jumlah tersebut, Polres Mojokerto, berhasil menyelesaikan sekitar 271 kasus di tahun 2019 dan di tahun 2018 sebanyak 282 kasus,” jelasnya.
Sehingga, lanjut Kapolres, Polres Mojokerto memiliki tunggakan kasus sebanyak 93 kasus dengan prosentase penyelesaian kasus mencapai 75 persen di tahun 2019. Pihaknya meminta pihak birokrasi harus lebih serius dalam penanggulangan narkotika yang sudah beredar di wilayah hukum Polres Mojokerto.
“Tolong ada keseriusan di kalangan Kabupaten Mojokerto dalam penanggulangan narkotika ini. Kita harus benar-benar serius melakukan upaya bersama dalam pencegahan narkoba karena Mojokerto khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto sudah bisa dibilang darurat narkoba,” tegasnya. [beritajatim]
-
DUNIA26/04/2026 06:00 WIBIran Tidak akan Berunding di Bawah Ancaman Blokade
-
RAGAM26/04/2026 17:00 WIBJaga Kesehatan Kulit, Syifa Hadju Manfaatkan Konsumsi Kolagen
-
RAGAM25/04/2026 22:00 WIB10 Tahun Jadi Artis Solo, Tiffany Young Bakal Rilis Lagu
-
JABODETABEK26/04/2026 05:30 WIBHujan Ringan Berpotensi Guyur Jakarta Siang Hari ini
-
OASE26/04/2026 05:00 WIBJangan Menghakimi Akhir Hidup Orang Lain
-
NASIONAL26/04/2026 06:30 WIB6.000 Bus yang Aman dan Nyaman Disiapkan Untuk Layani Jamaah Haji
-
OLAHRAGA26/04/2026 07:00 WIBSakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
PAPUA TENGAH26/04/2026 16:00 WIBKodim 1714/Puncak Jaya Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Kampung Tirineri