Halo Pak Menkes, Sungguh Kami Rindu…


Menteri Kesehatan, Letjen TNI Terawan Agus Putranto.AKTUALITAS.ID

AKTUALITAS.ID – Salah satu punggawa negara yang sebenarnya paling ditunggu pernyataannya di tengah meluasnya virus corona (Covid-19) di Indonesia adalah Pak Menkes, Terawan Agus Putranto. Tapi ngomong-omong, ke mana gerangan Pak Menteri?

Wajar jika keberadaan menkes saat ini jadi pertanyaan publik karena dalam beberapa hari terakhir, beliau jarang tampil di depan publik dan menjelaskan kondisi terkini pandemik covid-19 di Indonesia

Update segala hal terkait covid-19 memang sudah di tangan jubir pemerintah Achmad Yurianto. Dialah yang selalu mengumumkan kasus positif covid-19, berapa yang meninggal, dan berapa jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh secara nasional.

Baca Juga: Indonesia Dikepung Virus, Jangan Egois, Bro!

Diketahui, Menkes Terawan terakhir kali tampil ketika menerima bantuan alat kesehatan dari Sinar Mas dan Indonesian Chamber of Commerce in China (Inacham) di Jakarta, pada 28 Maret kemarin. Sebelumnya, menkes juga terlihat mendampingi Menhan Prabowo Subianto untuk menerima alat kesehatan dari China. Namun dirinya sama sekali tidak memberikan pernyataan apa pun.

Di awal-awal terjadinya pandemi covid-19, Menkes terlihat ‘pede’ dan mengatakan bahwa pemerintah siap menghadapi serangan virus corona ini. Dia pun meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dan tetap tenang. Enjoy saja, begitu kira-kira.

Sikap menkes yang sekilas tampak tenang-tenang saja itu tentu saja langsung direspon beragam. Bahkan ada yang menganggapnya kurang serius dalam melakukan antisipasi dan pencegahan penyebaran virus yang saat itu juga sudah mulai menebarkan ancaman di banyak negara.

Dan kekhawatiran banyak pihak itu pun terbukti, di kawasan Asean, Indonesia berada di urutan keempat, negara dengan jumlah pasien covid-19 terbanyak setelah Malaysia, Filipina, dan Thailand. Tercatat di Indonesia sampai hari ini ada 1.414 kasus, 1217 dirawat, 122 meninggal, dan 75 pasien dinyatakan sembuh.

Itu jelas jumlah yang tidak sedikit sehingga presiden pun merasa perlu membentuk membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia yang diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo dengan pengarah 4 menteri sekaligus, termasuk menkes.

Gugus Tugas ini bertujuan meningkatkan ketahanan nasional di bidang kesehatan dan mempercepat penanganan virus corona melalui sinergi antarkementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Selanjutnya, gugus tugas diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons perkembangan pandemi Covid-19.

Bahkan, Jokowi akan menerapkan status darurat sipil terkait kebijakan pembatasan sosial dengan skala yang lebih besar dilakukan. Presiden minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin, dan lebih efektif lagi.

Kembali ke menkes, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian mengatakan bahwa Menkes Terawan sedang fokus menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan bagi pasien covid-19.

Staf Presiden itu mengatakan, menkes baru sibuk memobilisasi alkes, menyiapkan faskes dan nakes dalam penanganan wabah covid-19 di Indonesia sehingga membuatnya jarang tampil di publik.

Baca Juga: Virus Corona dan Kebijakan Pemerintah

Alhamdulillah, berarti publik tidak perlu penasaran lagi karena ternyata Pak Menkes tetap mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk penanganan wabah ini. Maafkan orang-orang yang sempat meragukan keseriusan Pak Menteri.

Selamat bekerja, Pak! Rakyat mengharapkan yang terbaik untuk semua yang terlibat dalam penanganan ‘pagebluk’ ini, termasuk para dokter, perawat, dan tenaga medis. Bangsa ini bangga dengan pengabdian tanpa batas yang Anda tunjukkan. [Samsu/Red]