Berita
Tekan Penularan Corona, Selandia Baru Perpanjang Lockdown
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengumumkan akan memperpanjang masa penguncian wilayah (lockdown) selama lima hari ke depan, untuk terus menekan penularan virus corona. Seperti dilansir CNN, Senin (20/4), seharusnya masa lockdown di Selandia Baru akan berakhir pada Rabu (22/4) mendatang pukul 23.59 waktu setempat. Namun, Ardern menyatakan memperpanjang masa lockdown hingga Senin pekan depan. […]
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengumumkan akan memperpanjang masa penguncian wilayah (lockdown) selama lima hari ke depan, untuk terus menekan penularan virus corona.
Seperti dilansir CNN, Senin (20/4), seharusnya masa lockdown di Selandia Baru akan berakhir pada Rabu (22/4) mendatang pukul 23.59 waktu setempat. Namun, Ardern menyatakan memperpanjang masa lockdown hingga Senin pekan depan.
Selandia Baru akan tetap berada pada status siaga tingkat 4, yang mewajibkan seluruh penduduk yang tidak mempunyai keperluan mendesak untuk tetap berada di rumah.
Keputusan perpanjangan lockdown itu diambil meski kasus baru penularan virus corona di Selandia Baru semakin menurun.
Pada hari ini, pemerintah Selandia Baru melaporkan sembilan kasus infeksi baru, yang membuat jumlah kasus hingga saat ini mencapai 1.440 orang. Sebanyak 12 orang dilaporkan meninggal dan 974 orang dinyatakan sembuh.
“Kita mampu melakukan apa yang dilakukan sejumlah negara. Kita menghentikan gelombang kerusakan,” kata Ardern.
Seharusnya pada Senin pekan depan penduduk Selandia Baru dan Australia seharusnya memperingati Hari Anzac, untuk menghormati para prajurit mereka yang gugur dalam Perang Dunia.
Ardern menyatakan saat ini pemerintah Selandia Baru sudah melakukan pemeriksaan virus corona terhadap 85 ribu orang, yang dinilai sebagai salah satu yang tertinggi di dunia.
Selandia Baru juga mencatatkan tingkat penularan dan kematian akibat virus corona yang rendah.
“Pesan saya untuk penduduk Selandia Baru adalah kalian berkorban banyak untuk mencapai hasil saat ini,” ujar Ardern.
Usai masa waspada tingkat 4 selesai, Selandia Baru akan menurunkan status satu tingkat. Penguncian wilayah akan tetap dilakukan, tetapi pemerintah akan mulai membuka kembali sekolah, membolehkan penduduk membeli makanan untuk dibawa pulang, dan berekreasi secara terbatas.
Mereka juga akan mengizinkan masyarakat menghadiri pemakaman atau pernikahan, tetapi tidak lebih dari 10 orang.
Selama pemberlakuan status siaga tingkat tiga, pemerintah Selandia Baru belum membolehkan kegiatan sosial. Namun, mereka membolehkan aktivitas pembangunan, industri manufaktur dan perambahan hutan beroperasi kembali.
-
POLITIK12/10/2026 16:00 WIBSurvei CELIOS: Rapor Prabowo-Gibran di Bawah Angka 5
-
NASIONAL12/10/2026 10:00 WIBBGN: Anak Panti Asuhan Tetap Jadi Penerima MBG
-
POLITIK12/10/2026 09:00 WIBPemakzulan Gibran, Mardiono Ingatkan Konstitusi
-
EKBIS12/10/2026 09:30 WIBIHSG Buka Hijau, Tak Lama Kemudian Terpeleset
-
POLITIK12/10/2026 11:00 WIBPKS Desak DPR Bergerak soal Putusan MK Terkait Gibran
-
NASIONAL12/10/2026 16:30 WIBHabib Syarief Desak Usut Tuntas Perusakan Bus Persib di Batang
-
NASIONAL12/10/2026 09:00 WIBKasus Pengeroyokan Siswa di Pati Jadi Evaluasi Kemensos
-
NUSANTARA12/10/2026 08:30 WIBKarhutla Sigi Hanguskan 30 Hektare Lahan

















