NASIONAL
BGN: Anak Panti Asuhan Tetap Jadi Penerima MBG
AKTUALITAS.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa anak-anak yang tinggal di panti asuhan tetap menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini disampaikan untuk menjawab narasi yang beredar di media sosial yang menyebut anak panti tidak memperoleh program tersebut.
Klarifikasi itu disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Sudaryono, melalui kolom komentar pada unggahan video akun Instagram @syamsulaco yang ramai menjadi perbincangan publik. Hingga Sabtu (10/10/2026) siang, video tersebut telah ditonton sekitar 1,4 juta kali dan mendapat ribuan komentar dari warganet.
Dalam video yang beredar, muncul narasi bahwa anak-anak panti asuhan tidak memperoleh MBG karena tidak memiliki orang tua yang dapat memberikan suara dalam pemilihan umum. Narasi tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan dan pertanyaan dari masyarakat.
Menanggapi hal itu, Sudaryono menegaskan informasi tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa anak-anak panti asuhan yang bersekolah tetap memperoleh manfaat MBG melalui satuan pendidikan tempat mereka belajar.
“Diberikan MBG di tempat mereka bersekolah. Ada mekanisme dan regulasinya. Mohon dukungan selalu,” tulis Sudaryono.
Menurutnya, penyaluran program dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan pemerintah sehingga status anak sebagai penghuni panti asuhan tidak menghilangkan hak mereka sebagai penerima manfaat program gizi nasional tersebut.
Selain menjelaskan mekanisme bagi anak-anak panti, Sudaryono juga memaparkan pola distribusi MBG untuk kelompok balita. Ia mengatakan penyaluran dilakukan melalui jaringan layanan kesehatan masyarakat, salah satunya posyandu.
“Untuk balita juga disalurkan melalui channel-channel MBG yaitu posyandu, yang juga merupakan salah satu saluran distribusi program,” ujarnya.
Dalam keterangan resminya, BGN kembali menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai mekanisme distribusi MBG. Menurut lembaga tersebut, masih terdapat sebagian masyarakat yang belum memahami bahwa program ini disalurkan melalui berbagai jalur sesuai kelompok penerima manfaatnya.
Jalur sekolah menjadi saluran utama bagi peserta didik, sementara balita memperoleh layanan melalui posyandu dan mekanisme distribusi lain yang telah ditetapkan pemerintah.
BGN berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memahami bahwa program MBG dirancang untuk menjangkau kelompok sasaran secara luas, termasuk anak-anak panti asuhan dan balita.
Penegasan ini sekaligus menjadi jawaban atas polemik yang berkembang di media sosial, sekaligus memastikan bahwa anak-anak panti asuhan tetap masuk dalam cakupan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini terus diperluas pemerintah di berbagai daerah. (Bowo/Mun)
-
RIAU11/10/2026 11:30 WIBPergantian Kapolda Riau: Welcome and Farewell Parade Tandai Estafet Kepemimpinan
-
POLITIK11/10/2026 13:00 WIBPengamat: Pemakzulan Wapres Bisa Dilakukan Secara Individual
-
NASIONAL11/10/2026 14:00 WIBBGN Tegaskan Lokasi Penemuan Jenazah Kendal Bukan Dapur SPPG
-
DUNIA11/10/2026 12:00 WIBIran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz
-
NUSANTARA11/10/2026 19:00 WIBBMKG Ungkap Daftar Daerah Siaga Banjir hingga 12 Oktober
-
DUNIA11/10/2026 21:00 WIBSakit Hati Dipecat, Eks Karyawan Hapus Ratusan Server Virtual
-
NUSANTARA11/10/2026 22:00 WIBPria 56 Tahun di Konawe Diduga Bakar Rumah karena Cemburu
-
POLITIK11/10/2026 16:00 WIBAnalisis Pakar: Gibran Terancam Tak Dampingi Prabowo

















