Berita
Saat Pandemi Corona, Kasus Narkoba di Wilayah Polda Metro Meningkat
AKTUALITAS.ID – Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan kasus narkoba makin meningkat di masa pandemi Corona (COVID-19). Dalam sebulan terakhir, terjadi kenaikan kasus dengan jumlah besar. “Kalau kita bandingan satu bulan sebelumnya, untuk narkoba kenaikan memang cukup besar, ada kurang lebih 120 persen. Dalam arti cukup besar, hampir semuanya terungkap,” kata Nana dalam konferensi […]
AKTUALITAS.ID – Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan kasus narkoba makin meningkat di masa pandemi Corona (COVID-19). Dalam sebulan terakhir, terjadi kenaikan kasus dengan jumlah besar.
“Kalau kita bandingan satu bulan sebelumnya, untuk narkoba kenaikan memang cukup besar, ada kurang lebih 120 persen. Dalam arti cukup besar, hampir semuanya terungkap,” kata Nana dalam konferensi pers, Jumat (1/5/2020).
Nana mengatakan para pengedar narkoba juga memanfaatkan situasi pandemi untuk mengedarkan barang haram itu. Para pelaku, kata Nana, menganggap polisi lengah karena fokus pada situasi pandemi ini.
“Mereka ini memanfaatkan situasi COVID-19 ini dengan memperkirakan bahwa polisi fokus menangani pencegahan COVID-19. Tapi padahal ini kami terus siaga dan mengikuti perkembangan, terus menyelidiki perkembangan narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Nana.
Dia menyebut, para pengedar narkoba mengganti target pasar mereka saat wabah COVID-19. Para pelaku kini memasarkan narkoba di apartemen dan hotel karena tempat hiburan masih tutup.
Saya pastikan tempat hiburan malam sudah tidak ada yang buka. Karena kami terus melakukan patroli dan karyawannya sudah dirumahkan. Jadi mereka memanfaatkan apartemen, ada di hotel,” pungkasnya.
Sebelumnya Polda Metro Jaya merilis hasil operasi pemnerantasan peredaran gelap narkotika oleh jajarannya selama April 2020. Sebanyak 46 kg sabu dan 65 ribu butir ekstasi berhasil disita.
Barang bukti tersebut didapat dari 9 orang tersangka yang ditangkap di 4 lokasi berbeda. Mereka ditangkap di Kembangan Jakarta Barat, Pasar Minggu Jaksel, Kepala Gading Jakarta Utara dan Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Polisi menyebut barang haram itu berasal dari Malaysia. Pelaku menyelundupkan lewat jalur Sumatera untuk diedarkan di Jakarta.
-
JABODETABEK25/09/2026 23:00 WIBGeger! Siswa Kelas VII Diduga Jadi Korban Kekerasan
-
RAGAM25/09/2026 22:00 WIBTNI AU Bidik 3 Pesawat Tanker Raksasa A330 MRTT
-
NASIONAL26/09/2026 06:00 WIBSurat ‘Bodong’ Jegal Calon BPK, Komisi XI DPR Diseret ke MKD
-
JABODETABEK26/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jaksel dan Jaktim Bakal Diguyur Hujan Sabtu Ini
-
OASE26/09/2026 05:00 WIB7 Nama Rahasia Cahaya Muhammad di Tujuh Lapis Langit Ketuhanan
-
JABODETABEK26/09/2026 06:30 WIBJakarta Punya 5 Lokasi SIM Keliling Sabtu Ini
-
JABODETABEK26/09/2026 08:30 WIBMisteri Kerangka Manusia Muncul Lagi di Pasar Kemis
-
POLITIK26/09/2026 11:00 WIBSurvei Nyungsep! NasDem dan PAN Tertawakan Data Poltracking

















