Berita
Dewan Pakar PKPI Sebut Pembicara Pemakzulan Jokowi Mental Pengecut
AKTUALITAS.ID – Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi, menyampaikan pihak yang menyuarakan pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di tengah pandemi virus corona sejatinya bermental pengecut. Pasalnya, saat era orde baru terkesan bungkam dan baru berani bersuara ketika era demokrasi atau tepatnya, era tampuk kepemimpinan Presiden Joko Widodo, yang notabenenya memberikan kebebasan […]
AKTUALITAS.ID – Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi, menyampaikan pihak yang menyuarakan pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di tengah pandemi virus corona sejatinya bermental pengecut.
Pasalnya, saat era orde baru terkesan bungkam dan baru berani bersuara ketika era demokrasi atau tepatnya, era tampuk kepemimpinan Presiden Joko Widodo, yang notabenenya memberikan kebebasan bagi setiap warga negara menyampaikan pendapat atau mengkritisi pemerintah dengan fakta bukan fitnah.
“Kalau yang bicara pemakzulan Jokowi itu kayak gue, budiman, adian dsbnya, masih pantas, karena kita bukan para pengecut. Kalau para pengecut zaman orde baru yang bicara pemakzulan saat ini, coba aja di sentil bibirnya sedikit, udah pada ken*** celana kayak dulu,” cuit akun Twitter @TeddyGusnaidi, dikutip Jumat (5/6/2020).
Selain itu, masih kata Teddy, yang ingin pemakzulan Jokowi, merupakan pihak yang takut ikut berjuang bersama, saat ia bersama kawan-kawan mahasiswa pada tahun 1998 berjuang melengserkan Presiden Soeharto.
“Orang-orang yang bicara pemakzulan Jokowi, adalah orang-orang yang saat gue bersama kawan-kawan menjatuhkan Soeharto (orde baru), mereka sedang ketakutan dirumah,” tulis dia.
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
JABODETABEK18/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah Membara Minggu Ini
-
NUSANTARA17/10/2026 23:00 WIBBMKG Buka Suara Soal Cuaca Panas Ekstrem di Jawa
-
NASIONAL18/10/2026 04:30 WIBSenator ProDem Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Usut Dugaan Karhutla
-
DUNIA18/10/2026 00:00 WIBHouthi Serang Istana Presiden Yaman
-
NASIONAL18/10/2026 00:04 WIBMensos: Karya Jurnalistik Jadi Inspirasi Pengembangan Sekolah Rakyat
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan

















