Berita
15 Karyawan Reaktif COVID-19, Giant Margo City Tutup
AKTUALITAS.ID – Supermarket Giant di gedung mal Margo City, Depok terpaksa ditutup selama 10 hari kedepan. Kebijakan ini dilakukan setelah adanya temuan kasus Corona COVID-19 di tempat tersebut. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam keterangan tertulisnya menuturkan, keputusan itu merujuk kepada ketentuan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun […]
AKTUALITAS.ID – Supermarket Giant di gedung mal Margo City, Depok terpaksa ditutup selama 10 hari kedepan. Kebijakan ini dilakukan setelah adanya temuan kasus Corona COVID-19 di tempat tersebut.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam keterangan tertulisnya menuturkan, keputusan itu merujuk kepada ketentuan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 45 Tahun 2020.
“Pada hari ini telah dikeluarkan Surat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Nomor 8.02/143/GT/2020 Tanggal 14 Agustus 2020 perihal Penutupan Sementara Giant Margo City,” kata Dadang pada Sabtu (15/8/2020).
Dengan surat itu, maka untuk mencegah penularan kasus COVID-19 mulai tanggal 15 Agustus 2020 sampai dengan 25 Agustus 2020, Giant Margo City ditutup untuk sementara. Hal itu menyusul dari hasil rapid test yang dilakukan terhadap 75 karyawan beberapa hari lalu.
Selama penutupan sementara, maka pengelola diminta untuk melaksanakan melakukan sejumlah langkah. Antara lain mitigasi di seluruh area Giant Margo City. Pengecekan kesehatan bagi seluruh karyawan, terutama bagi yang belum melakukan swab PCR.
“Melakukan isolasi mandiri bagi seluruh karyawan; dan Melaporkan setiap perkembangan penanganan kasus kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok,” ungkapnya.
Dadang menyebutkan, dari hasil rapid 75 karyawan diketahui belasan reaktif. “Dari 75 orang yang rapid test, hasilnya 15 reaktif,” kata dia lagi.
Untuk diketahui, kasus ini bermula dari adanya satu karyawan yang dinyatakan terindikasi positif. Kemudian dilakukan tracing dengan siapa saja karyawan tersebut berinteraksi.
“Yang 75 di-screening terlebih dahulu. Yang kontak erat dengan kasus positif ada 30 orang sehingga yang di-swab hanya 30 saja. Sisanya dan pegawai pengganti di-rapid test,” kata dia.
-
POLITIK02/07/2026 19:30 WIBSurvei Citra Institute: Lagu MBG Lebih Dongkrak Citra Golkar daripada Bahlil
-
RIAU02/07/2026 16:30 WIBWabup Bagus Santoso: Polri Terus Jaga Keamanan dan Layani Masyarakat
-
FOTO02/07/2026 21:52 WIBFOTO: Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara
-
RAGAM02/07/2026 14:40 WIBDelapan Buku Puisi Esai Denny JA Resmi Terbit dalam Bahasa Inggris, Hadir di Google Books untuk Pembaca Dunia
-
NASIONAL02/07/2026 20:30 WIBKemensos Tindak Pendamping PKH yang Terbukti Rangkap Pekerjaan
-
RIAU02/07/2026 19:00 WIBKirab Nugraha Sakanti Disambut Antusias Personel dan Ratusan Masyarakat di Riau
-
JABODETABEK02/07/2026 17:45 WIBOperasi Pemadaman Darat di TPA Jatiwaringin Terus Dioptimalkan
-
RAGAM02/07/2026 20:00 WIBBakal Hadir Drama Komedi Romantis yang Dibintangi Lee Min Ho

















