Berita
Satgas Covid-19 Tak Ingin Ada Kerumunan di TPS Pilkada
AKTUALITAS.ID – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tak ingin ada kerumunan di TPS dalam ajang Pilkada Serentak 2020 yang akan dilakukan dalam dua pekan mendatang. Protokol 3M harus dilakukan di tempat pemungutan suara (TPS). Juru Bicara #SatgasCovid19 Wiku Adisasmito berharap para penyelenggara Pilkada seperti Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) daerah, dan tim […]
AKTUALITAS.ID – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tak ingin ada kerumunan di TPS dalam ajang Pilkada Serentak 2020 yang akan dilakukan dalam dua pekan mendatang. Protokol 3M harus dilakukan di tempat pemungutan suara (TPS).
Juru Bicara #SatgasCovid19 Wiku Adisasmito berharap para penyelenggara Pilkada seperti Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) daerah, dan tim pasangan calon, dapat membantu dalam mencegah penularan Covid-19.
Wiku meminta semua pihak, khususnya para calon pemimpin daerah tidak mengundang kerumunan dan menjadi contoh bagi para pemilihnya.
“Pastikan tidak terjadi penumpukan dan kerumunan di TPS. Bagi masyarakat, mohon perhatikan jarak aman saat mengantri di dalam dan diluar TPS,” ujar Wiku saat memberi keterangan pers di Kantor Presiden pada Kamis lalu (26/11/2020).
Ia meminta masyarakat dan petugas penyelenggara Pilkada yang berada di TPS disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M. Protokol ini meliputi #ingatpesanibu, untuk #pakaimasker, #cucitangan pakai sabun, dan #jagajarak hindari kerumunan.
“Mari kita semarakkan pesta demokrasi ini dengan aman, serta tetap mengutamakan protokol kesehatan di setiap sendinya,” pesan Wiku.
KPU sendiri telah menyiapkan 12 protokol kesehatan di TPS. Seluruh protokol itu harus dipatuhi oleh penyelenggara Pilkada dan para pemilih.
Protokol itu di antaranya menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di TPS, menyiapkan hand sanitizer, menyiapkan sarung tangan plastik untuk para pemilih, menyiapkan sarung tangan medis untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), menyiapkan masker kepada seluruh pemilih dan penyelenggara, dan penyediaan tempat sampah untuk menyimpan semua bekas pakai selama coblos.
Protokol lainnya adalah penutup wajah (face shield) bagi penyelenggara, pengecekan suhu tubuh kepada semua pemilih, penyemprotan desinfektan di TPS, penyediaan tinta tetes untuk pemilih, penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi petugas jika ada pemilih yang suhu tubuh di atas suhu 37,3 derajat celcius, dan penyediaan ruang khusus bagi pemilih yang suhu tubuh di atas suhu 37,3 derajat celcius.
“Sudah kami simulasikan beberapa kali untuk 12 item itu,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Evi Novida Ginting di Jakarta, Senin (9/11).
-
RIAU17/08/2026 14:30 WIBMomen Haru Personel Polres Pelalawan Peringati HUT RI di Tengah Karhutla
-
DUNIA17/08/2026 15:00 WIBIran Gantung Pria Dukung Israel-AS
-
POLITIK17/08/2026 16:00 WIBDasco: Indonesia Emas Bukan Sekadar Mimpi
-
NASIONAL17/08/2026 17:00 WIBMaruli: Kericuhan Aceh Tak Butuh Tambahan TNI
-
NASIONAL17/08/2026 11:00 WIBMegawati Pimpin Upacara di Markas PDIP
-
JABODETABEK17/08/2026 14:00 WIBCirebon Ternyata Proklamasi 2 Hari Sebelum Soekarno-Hatta
-
DUNIA17/08/2026 12:00 WIBBanjir Jepang Tewaskan 9 Orang
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT

















