Berita
Benda Mati dan Hidup di Alam Semesta Bertasbih
Kalimat tasbih adalah Subhanallah yang artinya Maha Suci Allah. Di dalam Alquran dijelaskan bahwa ciptaan Allah SWT yakni benda hidup maupun benda mati di alam semesta bertasbih kepada Allah SWT. يُسَبِّحُ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِالْعَزِيْزِ الْحَكِيْمِ Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maharaja, Yang Maha […]
Kalimat tasbih adalah Subhanallah yang artinya Maha Suci Allah. Di dalam Alquran dijelaskan bahwa ciptaan Allah SWT yakni benda hidup maupun benda mati di alam semesta bertasbih kepada Allah SWT.
يُسَبِّحُ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ
الْعَزِيْزِ الْحَكِيْمِ
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maharaja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (QS Al-Jumu’ah: 1)
Tafsir Ringkas Kementerian Agama menerangkan maksud ayat ini. Artinya, apa yang ada di langit yakni bintang, bulan, matahari dan seluruh planet, dan apa yang ada di bumi yakni hewan dan tetumbuhan bertasbih kepada Allah, mengakui dan menyatakan kemahasucian Allah yang berbeda dengan seluruh makhluk ciptaan-Nya, Dia adalah Maha Raja yang kekuasaan-Nya mutlak, Yang Maha Suci dari segala yang diduga manusia, dan Dialah Yang Maha Perkasa menciptakan dan menghancurkan jagat raya sekejap mata, Maha Bijaksana, tidak buru-buru menggunakan kekuasaan-Nya yang tiada terbatas untuk menghancurkan jagat raya atau menghukum manusia yang berdosa.
Tafsir Kementerian Agama menerangkan, pada ayat ini Allah menerangkan bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi baik yang bernyawa maupun tidak, benda keras ataupun cair, pepohonan, dan sebagainya, bertasbih kepada Allah, menyucikan-Nya dari hal-hal yang tidak wajar, seperti sifat-sifat kekurangan dan sebagainya.
Setiap kita melihat dan memandang yang ada di bumi dan di langit, semuanya itu menunjukkan kepada kita atas Keesaan penciptanya yaitu Allah dan kebesaran kekuasaan-Nya. Ini sejalan dengan firman Allah, “Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya.” (QS Al-Isra’: 44).
Ayat pertama Surah Al-Jumu’ah ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa Allah itu merajai segala apa yang ada di bumi dan di langit, semuanya bertasbih kepada-Nya dengan kehendak-Nya berdasarkan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya, suci dari segala yang tidak layak dan tidak sesuai dengan ketinggian dan kesempurnaan-Nya.
Tuhan Yang Maha Perkasa, menundukkan segala makhluk-Nya dengan kekuasaan-Nya.
Maha Bijaksana dalam mengatur hal ihwal mereka. Dialah yang lebih mengetahui kemaslahatan mereka, yang akan membawa mereka kepada kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
-
NASIONAL08/09/2026 10:00 WIBPrabowo Buka Wacana Gabungkan Badan Geologi dan BMKG
-
JABODETABEK08/09/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta 8 September Full Cerah
-
EKBIS08/09/2026 09:30 WIBIHSG Terbang 40 Poin ke 6.659
-
NASIONAL08/09/2026 11:15 WIBKemensos Tahan Bansos 1.400 KPM Terindikasi Judi Online
-
EKBIS08/09/2026 10:30 WIBRupiah Melemah Tipis ke Rp17.645/USD
-
EKBIS08/09/2026 11:45 WIBEmas Antam Merosot Rp10 Ribu Hari Ini
-
NASIONAL08/09/2026 06:00 WIBErna Sari Dewi Bongkar Pentingnya Mitigasi di Tengah Sebaran Abu Krakatau
-
POLITIK08/09/2026 07:00 WIBDoli: AHY Kirim Sinyal Kuat Maju Pilpres 2029

















